Rossi Kecam Pemboman London
Jumat, 22 Jul 2005 07:29 WIB
Jakarta - Pemboman di London terjadi lagi pada Kamis (21/7) malam lalu. Alhasil, banyak tokoh dunia mengecam aksi terorisme itu, tak terkecuali pembalap Yamaha Valentino Rossi.Insiden pemboman tersebut adalah kali kedua dalam satu bulan terakhir. Yang pertama terjadi pada awal bulan lalu di mana tidak sedikit korban jiwa berjatuhan. Sedangkan insiden kedua terjadi Kamis malam tadi.Pemboman terjadi di tiga tempat stasiun kereta api bawah tanah (tube) yaitu Shepperd Bush, Oval dan Warren Street. Kejadian ini pada akhirnya membuat empat jalur kereta bawah tanah untuk sementara ditutup. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun tetap saja nada kecaman bermunculan di mana-mana.Salah satu diantaranya datang dari Rossi. Pembalap kawakan Italia yang memiliki rumah di London itu mengatakan sangat marah dengan insiden tersebut. Ia juga berpendapat bahwa tak ada tempat lagi yang bisa dibilang aman."Mungkin untuk saat ini semua tempat di dunia adalah tempat yang berbahaya. Saya tinggal di sini, jadi semua orang merasakan lebih takut. Jika anda bertanya apakah saya marah, tentu saja saya marah. Semua orang bahkan merasakan hal yang sama karena hal ini," tukas Rossi kepada Crash, Jumat (22/7/2005) seraya menambahkan bahwa dirinya menjadi takut untuk menggunakan angkutan bawah tanah lagi.Namun kejadian ini tidak menyurutkan niat Rossi untuk pindah dari London. Ia menyatakan bahwa kota ini memiliki keindahan tersendiri. "Anda memiliki dunia hanya dalam satu kota. Banyak restoran dengan bermacam tipe dan gaya. Selain itu London sangat indah jika memasuki malam hari. Saya harap bisa tinggal disini lebih lama lagi. Saya selalu menikmatinya, Ini adalah rumahku dan saya tidak ada rencana untuk pindah," ungkap Rossi lagi.Pembalap berusia 26 tahun ini sudah berada di London sejak tahun 2000 lalu. Kebanyakan waktunya selain untuk balap motor dihabiskan di rumahnya ini. (ian/)











































