detiksport
Follow detikSport
Kamis, 12 Jul 2018 22:15 WIB

Dani Pedrosa Pensiun di Akhir Musim

Redzi Arya Pratama - detikSport
Dani Pedrosa memutuskan pensin di akhir musim (Mirco Lazzari gp/Getty Images) Dani Pedrosa memutuskan pensin di akhir musim (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Sachsenring - Dani Pedrosa akhirnya memutuskan menyudahi kariernya sebagai pebalap MotoGP. Dia akan pensiun saat musim 2018 ini berakhir.

"Tahun depan saya tak akan bersaing di kejuaraan. Saya akan menyelesaikan karier di MotoGP pada musim ini. Ini adalah keputusan yang sudah dipikirkan sejak lama dan sulit, karena ini adalah olahraga yang saya cintai," ucap Pedrosa dikutip dari situs resmi MotoGP.

Masa depan Pedrosa selepas musim 2018 jadi spekulasi setelah Repsol Honda memutuskan tak memperpanjang kontraknya. Tim asal Jepang itu mengontrak Jorge Lorenzo untuk menjadi pendamping Marc Marquez mulai tahun depan.



Keputusan pensiun akan menyudahi 18 tahun perjalanan karier Pedrosa sebagai pebalap profesional. Dalam seluruh periode tersebut pebalap asal Spanyol berusia 32 tahun itu selalu menunggangi motor Honda.

"Terlepas dari adanya peluang untuk terus lanjut, saya merasa tak lagi bisa balapan dengan intensitas yang sama seperti sebelumnya. Sekarang ada prioritas lain dalam hidup saya," lanjut Pedrosa soal munculnya tawaran untuk bergabung dengan tim lain.

Pedrosa saat ini menjadi pebalap ketiga dengan jumlah podium terbanyak. Selain itu Pedrosa juga punya koleksi 54 kemenangan. Dia punya tiga gelar juara dunia: 1 di kelas 125cc dan dua di kelas 250cc. Namun selama 13 tahun berlaga di kelas rajanya balap motor (500cc dan MotoGP) prestasi terbaiknya hanya jadi runner up sebanyak tiga kali.



Pedroa lebih dikenal sebagai pebalap pendamping juara dunia, di mana ada tiga rekannya jadi juara dunia. Mereka adalah Nicky Hayden, Casey Stoner, dan Marc Marquez.

"Saya ingin mengatakan betapa beruntungnya bisa merasakan pengalaman seperti ini dalam hidup. Menjadi kehidupan yang luar biasa bisa balapan dengan salah satu tim terpenting di depan banyak fans. Saya mendapatkan sesuatu yang jauh lebih besar dari yang saya perkirakan saat saya masih anak-anak dan menyaksikan balapan dari layar televisi, menonton para pebalap bersaing di kejuaraan dunia."

"Saya berhasil merealisasikan mimpi menjadi pebalap, sesuatu yang tak saya bayangkan saat kecil dan hanya menonton dari televisi. Saya berterima kasih kepada Dorna dan Honda yang memberikan kesempatan pada 1999, ditambah semua sponsor sepanjang karier."

"Tak lupa, saya juga ingin berterima kasih kepada keluarga dan semua fans yang mendukung sepanjang karier, selama masih baik dan buruk, pun menolong saya dengan memberi banyak pesan ketika masa-masa sulit terjadi," paparnya.

(din/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed