detiksport
Follow detikSport
Selasa, 14 Agu 2018 08:32 WIB

Rossi: Yamaha Pernah Lebih Buruk daripada Sekarang

Meylan Fredy Ismawan - detikSport
Valentino Rossi kini tertinggal 59 poin di belakang Marc Marquez (Foto: Lisi Niesner/Reuters) Valentino Rossi kini tertinggal 59 poin di belakang Marc Marquez (Foto: Lisi Niesner/Reuters)
Spielberg - Kondisi motor Yamaha yang tak kompetitif seperti sekarang bukanlah yang terburuk bagi Valentino Rossi. Rossi pernah menunggangi motor Yamaha yang lebih buruk.

Yamaha masih melanjutkan puasa kemenangannya, dengan kini sudah 21 seri tanpa satu pun rider-nya naik podium teratas. Ini puasa terpanjang tim pabrikan asal Jepang itu dalam sejarah MotoGP. Kemenangan terakhir Yamaha dipersembahkan Rossi pada seri Belanda tahun lalu.

Dalam balapan MotoGP Austria di Red Bull Ring, Minggu (12/8/2018), Rossi cuma finis keenam dan Maverick Vinales di posisi 12. Atas buruknya performa ini, Pemimpin Proyek YZR-M1 Kouji Tsuya sampai meminta maaf.


Bagi Rossi, yang perlu dilakukan Yamaha sekarang adalah berusaha habis-habisan untuk membenahi motor. The Doctor terkesan dengan usaha Yamaha memperbaiki M1 pada tahun 2004 ketika ia pertama kali datang di tim tersebut.

"Ketika dulu saya tiba pada tahun 2004, Yamaha jauh lebih buruk daripada sekarang. Tapi, dalam satu tahun mereka bereaksi dengan sangat baik," ujar Rossi di Crash.net.

"Mereka menempatkan organisasi yang berbeda, mereka mengeluarkan lebih banyak uang, lebih banyak orang, dan dalam setahun kami mampu membuat M1 2005 yang menurut saya adalah M1 terbaik yang pernah saya tunggangi. Jadi, kami harus mencoba hal serupa," imbuhnya.


Hasil MotoGP Austria tak mengubah posisi Rossi di peringkat kedua klasemen pebalap dengan 142 poin. Namun, ia kini tertinggal 59 poin di belakang Marc Marquez.


(mfi/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed