detiksport
Follow detikSport
Senin, 24 Sep 2018 21:07 WIB

Vinales Tanpa Motivasi dan Harapan Menuju Seri MotoGP Asia

Yanu Arifin - detikSport
Maverick Vinales tak mengusung motivasi khusus menuju seri balapan MotoGP di Asia. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images) Maverick Vinales tak mengusung motivasi khusus menuju seri balapan MotoGP di Asia. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Alcaniz - Laju buruk Yamaha di MotoGP 2018 membuat Maverick Vinales lelah. Menuju seri Asia, pebalap asal Spanyol itu mengaku tak membawa motivasi dan harapan apapun.

Performa Yamaha menjadi sorotan dua ridernya, Vinales dan Valentino Rossi. Bagaimana tidak, tim Garpu Tala baru mencatat rekor puasa kemenangan terlama di MotoGP.

Hasil di MotoGP Aragon, Minggu (23/9/2018) membuat Yamaha sudah puasa kemenangan di 23 race. Dalam balapan tersebut, Rossi cuma finis kedelapan dan Vinales kesepuluh.




Selanjutnya MotoGP akan bertolak ke seri Asia, di mana ada MotoGP Thailand 7 Oktober dan MotoGP Jepang 21 Oktober. Menuju balapan itu, Vinales mengaku sudah tak membawa motivasi lagi.

"Kami kehilangan semua tujuan kami, kami tidak tahu lagi apa yang harus dicapai. Motor rasanya sangat buruk," jelas Vinales seperti dikutip Autosport.

"Sekarang kami akan tur ke Asia dan saya cuma berharap bisa melaluinya dengan cepat. Tanpa motivasi, tanpa harapan. Saya bekerja keras sepanjang akhir pekan dan di Misano. Saya mendapat 100 lap di Misano, tapi ini terlihat menjadi langkah mundur ketimbang maju ke depan."

"Bagi saya ini balapan terburuk yang saya lalui di Yamaha dan yang terburuk di atas motor. Saya tidak bisa menjelaskan masalah rincinya sebab di semua area bekerja dengan buruk, tidak ada satu pun area yang oke. Saya membandingkan diri saya dengan dengan motor non-pabrikan dan mereka jauh lebih baik kalau boleh jujur," dia menambahkan.


(yna/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed