detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Minggu, 28 Okt 2018 15:40 WIB

Marquez Akui Zarco Tak Sengaja Menyeruduknya

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Marc Marquez gagal finis di MotoGP Australia 2018 (Getty Images/Robert Cianflone)
Phillip Island - Marc Marquez gagal finis di Australia karena motornya diseruduk Johann Zarco. Alih-alih marah, Marquez bersyukur kondisinya baik-baik saja setelah insiden tersebut.

Pada MotoGP seri ke-17 yang dihelat di sirkuit Phillip Island, Minggu (28/10/2018) siang WIB, Marquez yang start dari posisi terdepan mampu mengamankan posisinya itu di lap-lap awal.

Namun, pebalap Repsol Honda itu memutuskan menurunkan kecepatannya setelah lima lap berlalu demi menjaga kondisi bannya dan membuat pebalap Spanyol itu mampu dikejar grup besar di belakangnya.

Memasuki lap keenam tepatnya di tikungan pertama setelah garis start, Zarco yang berniat menyalip Marquez tak mampu menjaga kecepatannya dan malah menabrak ban belakang motor milik rivalnya itu. Zarco terjatuh seketika dan harus keluar dari balapan.




Marquez sendiri sempat bertahan hingga akhir lap keenam sebelum memutuskan kembali ke paddock pada lap ketujuh. Kerusakan pada bagian jok motor adalah alasan Marquez memilih out ketimbang membahayakan dirinya.

"Ketika saya masih berada di atas motor, saya tidak tahu apa yang terjadi, dan jujur saya marah saat itu karena saya merasa ditabrak dari belakang," ujar Marquez seperti dikutip Crash.


[Gambas:Youtube]


"Saya tidak bisa melanjutkan balapan karena jok benar-benar rusak dan bergerak terus. Mustahil bisa membalap dengan baik dalam kondisi demikian dan akan sangat bahaya jika benar-benar rusak seluruhnya," sambungnya."

"Lalu saya tiba di paddock dan setelah melihat video, saya paham apa yang terjadi dan itu murni insiden."




Marquez mengaku langsung menemui Zarco usai insiden tersebut demi memberi penjelasan dan keduanya sudah saling memaafkan karena mengganggap kejadian itu murni ketidaksengajaan.

"Kami semua sangat cepat di trek saat itu. Miller di depan, saya kemudian menyalip di belakangnya dengan kecepatan 300 km/jam. Saya mengerem meski sedikit telat dan saya coba berhenti sekali lagi, tapi saya merasakan ada kontak, karena Zarco menyalip dua motor."

"Tentu saja, Anda bisa bilang bahwa dia akan mengganggap saya menyalipnya, tapi ini insiden dalam balapan, saya sudah bicara dengannya. Saya merasa sangat beruntung karena kami berdua baik-baik saja, itu yang terpenting," tutupnya.


(mrp/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com