Dovizioso kembali gagal dalam perebutan gelar juara dunia musim ini. Titel direbut oleh Marc Marquez usai juara di Jepang, sementara Dovizioso finis ke-18 di seri ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sinyal positif didapatkan Dovizioso ketika finis ketiga di Australia lalu. Australia sebelumnya selalu jadi seri menantang untuk Dovizioso dan Ducati, dengan tak pernah naik podium sejak 2013.
Baca juga: Lorenzo Sudah Rindu Balapan |
Bagi rider 32 tahun tersebut, ini menandakan bahwa Desmosedici sudah lebih tangguh di trek-trek yang secara riwayat selalu menyulitkan.
"Pastinya lebih baik dari tahun ini. Kami membuktikan peningkatan tahun ini, terutama di paruh kedua kejuaraan dan konfirmasinya ada di Phillip Island," ujar Dovizioso dikutip Crash.
"Sangat penting untuk memahami itu, tapi rasanya itu tak cukup. Podium di Australia berarti bahwa motornya sekarang lebih baik, karena setiap latihan --sepanjang Sabtu dengan angin yang kencang-- kami lebih tangguh dari tahun lalu, tapi kami tak benar-benar bisa bertarung untuk kemenangan. Juga dari sisi saya, saya perlu meningkatkan sesuatu."
"Saya rasa saya bagus di sejumlah trek. Saya lebih baik di beberapa trek lainnya, tapi rasanya saya masih punya margin untuk mengembangkan posisi saya di atas motor, gaya balapan saya, di jenis trek ini. Kami harus terus mengembangkan motor kalau benar-benar mau bertarung untuk kejuaraan. Jadi saya akan lanjut mengembangkan diri," imbuhnya. (raw/rin)










































