detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 20 Nov 2018 08:07 WIB

Mulai 2019, Kualifikasi Moto2 dan Moto3 Ikuti Format MotoGP

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Moto2 dan Moto3 akan menggunakan format kualifikasi baru mulai musim 2019 (Mirco Lazzari gp/Getty Images) Moto2 dan Moto3 akan menggunakan format kualifikasi baru mulai musim 2019 (Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Mies - Ada perubahan dalam sesi kualifikasi Moto2 dan Moto3 mulai musim depan. Kedua kelas itu mengikuti format yang dipakai MotoGP.

Sampai musim 2018 berakhir, dua kelas di bawah MotoGP itu memang masih menggunakan sistem kualifikasi tradisional, yakni semua pebalap diadu dalam satu sesi. Untuk Moto2, sesi berlangsung selama 45 menit dan Moto3 berlangsung selama 40 menit.

Namun, sistem jadul itu rupanya makin tertinggal dan justru dimanfaatkan oleh banyak pebalap untuk berbuat licik dengan sengaja melambatkan motornya demi menahan laju para pesaingnya sehingga banyak terjadi penalti. Selain itu, sistem kualifikasi lama dinilai tak lagi kompetitif.







Oleh karenanya, Federasi Balap Motor Internasional (FIM) memutuskan untuk mengganti sistem kualifikasi Moto2 dan Moto3 menjadi seperti MotoGP. Untuk MotoGP, FIM memang sudah menggunakan format baru sejak 2013.

Format kualifikasi MotoGP dibagi menjadi dua sesi, Q1 dan Q2. Sepuluh pebalap dengan total waktu terbaik di tiga sesi free practice berhak langsung masuk ke Q2 yang akan menentukan 12 spot teratas saat start.

Sementara, sisanya diambil dari dua pebalap dengan waktu terbaik di Q1. Dua sesi masing-masing berlangsung selama 15 menit.







Namun, untuk sesi Moto2 dan Moto3, durasi waktu dan format akan berbeda mengingat jumlah pebalapnya lebih banyak. Nantinya bakal diambil 14 pebalap teratas dari akumulasi tiga sesi latihan bebas untuk langsung masuk Q2, dan sisanya akan bertarung dulu di Q1.

Nantinya bakal ada empat balapan teratas dari Q1 masuk ke Q2 untuk bersaing memperebutkan posisi di enam grid terdepan balapan Moto2 dan Moto3. Untuk durasi waktunya pun sama seperti MotoGP.

"Diharapkan dengan sistem ini maka akan lebih menghibur fans sekaligus mengajari para pebalap muda terkait sistem kualifikasi yang dipakai di kelas primer," demikian pernyataan resmi FIM.



(mrp/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed