detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 13 Des 2018 18:03 WIB

Master Rossi Versus Dua Muridnya, Morbidelli dan Bagnaia

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Valentino Rossi dan muridnya, Franco Morbidelli. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi dan muridnya, Franco Morbidelli. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta - Valentino Rossi akan menghadapi situasi unik di MotoGP 2019. Rossi akan berhadapan dengan dua anak didiknya, Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia.

Morbidelli dan Bagnaia bukan sosok asing untuk Rossi. Mereka adalah anak didik Rossi di akademi balap yang dimilikinya, VR46.

Bagnaia yang akrab dipanggil Pecco bahkan dua musim terakhir membalap dengan tim Sky VR46 milik Rossi di Moto2. Bagnaia berhasil jadi juara dunia di musim 2018 kemarin, sementara finis kelima di tahun pertamanya di kelas tersebut.




Bagnaian akan jadi rookie di MotoGP 2019 dan menunggangi Desmosedici bersama tim Alma Pramac Racing. Dia menggantikan Danilo Petrucci yang promosi ke tim pabrikan.

Sementara Morbidelli memang tak membalap untuk tim Rossi, tapi musim ini dia sama-sama di Yamaha. Rossi di tim pabrikan yakni Movistar Yamaha, sementara Morbidelli di tim satelit, Petronas Yamaha SRT.

Gabung dengan tim satelit Yamaha diyakini akan membuat Morbidelli lebih kompetitif, ketimbang saat bersama tim Marc VDS musim lalu. Di musim 2018, rider 24 tahun ini finis di posisi 15 kejuaraan dunia.

Adanya Morbidelli dan Bagnaia di grid MotoGP 2019 niscaya jadi motivasi tersendiri untuk Rossi. Satu lintasan dengan para muridnya diyakini bakal membuatnya lebih antusias dan bergairah.




Rossi sendiri sedang butuh suntikan motivasi besar dalam misinya mengejar titel juara dunia ke-10.

"Ya, pastinya dia lebih lapar lagi. Ini yang harus dipikirkan, sampai hari ini kami mendapati diri dalam situasi yang tak terduga di mana Pecco dan Franco ada di MotoGP," kata tangan kanan Rossi, Alberto Tebaldi, dilansir GPOne.

"Ketika saya melihat ke Vale, saya memikirkan soal jiwa olahraganya, karena dia memberi mereka begitu banyak, dengan sadar bahwa dia akan melawan mereka juga."

"Franco dan Pecco adalah orang-orang yang bisa dipahami bakal ingin mencoba mengalahkan guru mereka. Rasanya itu semua memberikan pesan dan kompetisi bagus antara mereka," imbuh orang yang menangani kegiatan Rossi termasuk ranch milik sang pebalap tersebut.

(raw/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com