detiksport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 03 Jan 2019 14:00 WIB

7 Duel Panas Lorenzo-Marquez di Lintasan

Randy Prasatya - detikSport
Jorge Lorenzo dan Marc Marquez perhah berduel sengit di lintasan. (Foto: Lisi Niesner/Reuters) Jorge Lorenzo dan Marc Marquez perhah berduel sengit di lintasan. (Foto: Lisi Niesner/Reuters)
Jakarta - Jorge Lorenzo dan Marc Marquez punya rekam jejak rivalitas sengit di arena balapan. Dari senggolan di Jerez 2013 sampai ribut-ribut di Aragon 2018.

Lorenzo menjadi bagian keluarga tim Repsol Honda sampai 2020. Artinya, mantan pebalap Ducati itu bakal berada satu tim dengan Marc Marquez.

Meski ada di tim yang sama, Lorenzo dan Marquez sudah menegaskan akan tetap menjadi rival di dalam sirkuit. Persaingan kedua pebalap asal Spanyol ini kemungkinan tetap akan berjalan ketat.


Berikut momen persaingan Lorenzo dan Marquez di lintasan:

Jerez 2013

Lorenzo sepertinya akan menyudahi balapan MotoGP Spanyol di posisi kedua, di belakang Dani Pedrosa yang tampil dominan di Jerez. Namun di tikungan terakhir sebelum menyentuh garis finis dia disalip oleh Marquez, yang saat itu tercatat sebagai rookie, lewat sebuah aksi membuat keduanya saling bersenggolan.

Kejadian tersebut sempat membuat kedua pebalap dikabarkan terlibat ketegangan. Marquez bahkan meminta maaf pada Lorenzo, meski menyebut dirinya pernah melihat Valentino Rossi melakukan hal yang sama. Lorenzo sendiri memilih untuk tidak memperpanjang masalah, dengan mengakui kalau dirinya telah membuat kesalahan sehingga posisinya bisa disalip.

Sliverstone 2014

Lorenzo bersaing ketat dengan Marquez saat tampil di MotoGP Inggris. Keduanya beberapa kali saling bergantian memimpin balapan, sebelum akhirnya Marquez yang muncul sebagai pemenang.

Marquez menang dengan catatan waktu 40 menit 51,835 detik dari 20 lap. Lorenzo cuma kalah selisih waktu 0,732 detik.

Phillip Island 2015

Persaingan yang lebih sengit terjadi di MotoGP Australia pada 2015. Selain melibatkan Lorenzo dan Marquez, pertarungan di Sirkuit Phillip Island ini juga menyertakan Andrea Iannone dan Valentino Rossi.

Pada prosesnya, Marquez tampil sebagai juara. Lorenzo ada di posisi kedua setelah lebih lambat 0,249 detik, diikuti oleh Iannone dan Rossi.

Mugello 2016

Seri MotoGP 2016 mungkin jadi salah satu yang terbaik di sepanjang musim tersebut. Lorenzo dan Marquez saling bergantian memimpin balapan.

Jelang sekitar 500 meter menuju garis finis, Marquez tampak akan memenangi balapan di Sirkuit Mugello. Bahkan beberapa kru Repsol Honda yang ada di paddcok bergegas berlari untuk melihat pebalapnya.

Situasi berkata lain, Lorenzo berhasil lebuh dulu menyentuh garis finis dan keluar sebagai juara. Marquez ketika itu lebih lambat 0,019 detik dari Lorenzo.

Austria 2018

MotoGP Autria 2018 berjalan sengit. Lorenzo dan Marquez sempat sedikit bersenggolan di trek lurus pada lap terakhir.

Tak ada yang jatuh dalam insiden itu, keduanya justru semakin memacu motornya dengan kencang dan saling bergantian memimpin balapan. Lorenzo pada akhirnya yang keluar sebagai juara, setelah berhasil memanfaatkan trek lurus selepas tikungan terakhir.


San Marino 2018

Marquez dan Lorenzo saling bergantian mengisi tempat kedua dan ketiga di MotoGP San Marino. Situasi menguntungkan Marquez saat Lorenzo terjatuh ketika balapan menyisakan dua putaran lagi.

Lorenzo pun menyindir balapan agresif yang diperagakan The Baby Alien, yang membuat keduanya sempat sedikit bersenggolan

"Dia memaksa saya keluar dari tikungan dan melewati saya. Dia pikir saya tak memiliki ritme untuk mengejar rekan saya (Andrea Dovizioso) dan pertempuran ini telah menghabiskan waktu kami. Tapi itu adalah balapan dan itu bisa terjadi," kata Lorenzo, dikutip Tuttomotoriweb.

Aragon 2018

Situasi antara Lorenzo dan Marquez semakin memanas di MotoGP Aragon. Lorenzo menyalahkan Marquez atas crash yang dialami. Lorenzo bahkan juga menilai Marquez sudah menghancurkan kakinya.

"Saya tidak akan pergi (melaporkan) ke Race Director, karena yang membuat saya makin kecewa adalah orang mengira saya crash karena terlalu merebahkan motor saat belok di sisi trek yang kotor dan itu adalah kesalahan saya."

"Tidak seperti itu kejadiannya, dan Marc tahu itu. Dia tidak memberi saya ruang, dia menyalip saya dan melakukan blok dan saya tidak punya pilihan selain crash atau melebar ke luar lintasan," sembur Lorenzo dikutip dari Crash.

Tuduhan Lorenzo dibantah oleh Marquez. Dia bahkan mengaku tidak tahu kalau Lorenzo sudah keluar dari balapan.

"Saya tidak melihat Lorenzo terjatuh dan tidak melihat pitboard tertulis 'Lorenzo out'," kata Marquez.


(ran/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed