Jelang MotoGP Jepang
Gibernau Incar Kemenangan Pertama
Kamis, 15 Sep 2005 06:44 WIB
Jakarta - Sete Gibernau tampaknya mulai frustasi belum pernah merasakan jadi juara seri di musim ini. Di Jepang, ia berharap saatnya untuk naik podium tertinggi.Musim 2005 memang musim tak ramah bagi pembalap Spanyol ini. Sungguh sebuah kebalikan dibandingkan di tahun sebelumnya. Penampilan Gibernau saat itu sangat memukau dan membayangi Valentino Rossi dengan hasil sebagai runner up di klasemen akhir pembalap. Alhasil menjelang penghujung musim ini, pembalap yang memperkuat tim Telefonica Movistar Honda itu sangat menginginkan perbaikan dapat diraihnya di sisa pertarungan enam seri GP nanti. Dan Sirkuit Motegi menjadi titik awal keinginannya tersebut. "Kami mengalami masa sulit menjelang akhir musim. Naumn saya berharap, motivasi kuat kali ini bisa membawaku ke kemenangan pertama di musim ini"."Yang saya tahu setiap Grand Prix selalu memberikan peluang baru. Meski dalam beberapa tahun belakang ini sirkuit Jepang tidak terlalu baik pada kami, namun saya sangat termotivasi mendapat hasil bagus," ujar Gibernau seperti dikutip Eurosport, Kamis (15/9/2005).Ditambahkannya, hal yang cukup membuat ia makin percaya diri di Jepang adalah karena sirkuit kebanggaan Negeri Matahari Terbit itu merupakan home base timnya. "Honda mengalami peningkatan yang pesat. Ini adalah sirkuit mereka (Honda) dan sangatlah penting bagi tim kami untuk tampil baik di sini," tukas Gibernau. Sementara itu, rekan tim Gibernau, Marco Melandri mengungkapkan kalau perjuangan di Jepang akan cukup berat untuknya. Kendati sudah mengenal karakter Motegi, namun ada insiden yang cukup membekas bagi Melandri. "Sprintterakhir akan sulit bagi semua pembalap, mungkin lebih sulit dibanding musim-musim sebelumnya"."Saya sendiri punya kenangan manis dan pahit di Jepang. Yang baik saat di tahun 2003 dimana saya memulai MotoGP, di sini saya sempat keluar trek namun bisa memperbaikinya dengan finish di tempat kelima.""Yang terburuk di tahun 2001, saat itu saya mengendarai 250cc, mengalami crash dan Kato melindasku. Alhasil, saya harus dibawa ke rumah sakit langsung dengan helikopter," cerita Melandri yang telah menyumbangkan 19 poin bagi tim dari 4 seri terakhir lalu. (erk/)











































