detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 29 Mar 2019 07:49 WIB

Dovizioso Tak Pernah Khawatir Kemenangannya di Qatar Dibatalkan

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Andrea Dovizioso memenangi duel sengit dengan Marc Marquez di MotoGP Qatar. (Foto: Ibraheem Al Omari/REUTERS) Andrea Dovizioso memenangi duel sengit dengan Marc Marquez di MotoGP Qatar. (Foto: Ibraheem Al Omari/REUTERS)
Jakarta - Kemenangan Andrea Dovizioso di MotoGP Qatar digugat karena perangkat yang dipakai Ducati. Kini kasus sudah usai, tapi Dovizioso sendiri tak pernah khawatir.

Kemenangan Ducati di MotoGP Qatar digugat empat tim yakni Aprilia, KTM, Honda, dan Suzuki. Mereka menilai winglet yang diklaim Ducati hanya untuk mendinginkan ban memberikan keuntungan aerodinamik, sehingga pebalap mendapatkan downforce lebih besar.




Protes pertama telah dimentahkan Panel Steward, hingga empat tim itu maju ke level banding. Di tahap ini, Pengadilan Banding MotoGP menguatkan putusan pertama.

Mereka memastikan kemenangan Dovizioso adalah final dan tak bisa diganggu gugat dan memastikan winglet semacam itu bisa digunakan ke depannya.

Tim-tim penggugat sendiri sejak awal memastikan bahwa protes mereka bukan untuk mencabut kemenangan Dovizioso. Mereka hanya ingin mendapatkan kejelasan aturan.




Meski demikian tak bisa dipungkiri bahwa sempat ada potensi hasil Dovizioso dibatalkan. Tapi Dovizioso sendiri tak pernah khawatir soal itu karena yakin dengan langkah yang dilakukan timnya.

"Saya tak khawatir soal poin-poin. Hal terburuknya, mereka tak memberikan kami kemungkinan untuk memakai benda itu ke depannya," ujarnya dikutip Crash.

"Tapi juga soal itu, saya tak terlalu khawatir karena kami baru memasang itu untuk kali pertama di putaran pemanasan dan kami tak punya banyak data soal benda tersebut."




"Ketika Anda memakai sesuatu, itu karena ada sebuah hal yang menarik. Tapi kami masih belum punya banyak data soal itu."

"Bagaimanapun, kemenangan adalah kemenangan. Kami menjalani akhir pekan yang bagus dan saya senang bisa merasa nyaman di atas motor. Saat itu sih balapannya agak aneh karena cukup lambat. Tapi saya menginginkan strategi itu dan itu terbayar," imbuhnya. (raw/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com