Jelang MotoGP Turki
Pelajari Istanbul Lewat Tayangan F1
Jumat, 21 Okt 2005 00:50 WIB
Jakarta - Para pembalap harus memutar otak guna mempelajari Istanbul Otodrom. Maklum, sesi latihan hari Jumat besok akan menjadi kali pertama mereka menjajal sirkuit sepanjang 5,34 km ini. Tapi untung, ada tayangan Formula 1. Mencari petunjuk melalui tayangan F1. Cara itu yang dipergunakan oleh pembalap dari tim Kawasaki, Shinya Nakano dan Olivier Jacque. Diakui kedua pembalap, mereka belum pernah melakukan tes di Istanbul Otodrom. Oleh karena itu mereka sama sekali buta dengan karakter sirkuit yang terletak 55 km dari Istanbul ini. Tetapi masalah cukup teratasi setelah mereka menyaksikan tayangan F1. Seperti diketahui, sirkuit ini terlebih dulu menjadi tuan rumah balapan jet darat tepatnya pada bulan Agustus lalu. Meski balapan mobil dengan motor berbeda, tetapi menyaksikan tayangan F1 diakui keduanya memberi petunjuk mengenai karakter trek. "Saya menyaksikan balapan F1 di televisi dan dari tayangan itu sepertinya di sirkuit ini ada beberapa tikungan berkarakter cepat. Trek yang dipunyai sirkuit ini juga kelihatannya menarik, tetapi sulit mengetahui apakah trek tersebut cocok dengan (motor) ZX-RR dan ban-ban kami," tutur Nakano seperti dilansir crash, Jumat (21/10/2005).Senada dengan Nakano, Jacque mengaku dirinya juga menyimak tayangan F1 di Istanbul. Meski demikian hal tersebut tak terlalu membantu, dan dirinya tetap harus melakukan free practice guna melihat kesiapan motornya. "Istanbul adalah sirkuit baru yang harus dipelajari. Dan seperti pembalap lain, yang saya ketahui tentang sirkuit ini saya peroleh dari menyaksikan tayangan F1. Tetapi mempelajari sirkuit baru bukan masalah buat saya, apalagi saya juga akan melakukan latihan selama 30 menit pada hari Jumat dan Sabtu, itu akan membantu untuk menentukan setting-an yang ideal buat motor," tandasnya. Bisakah tayangan F1 mendongkrak prestasi Nakano dan Jacque di Turki? Foto: Nakano sedang beraksi (speedtv.com) (mel/)











































