detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 20 Feb 2020 01:00 WIB

Melandri: Rossi Terlalu Tua untuk MotoGP

Okdwitya Karina Sari - detikSport
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 09:  Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team speaks with mechanics in box during the MotoGP Pre-Season Tests at Sepang Circuit on February 09, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Eks pebalap MotoGP Marco Melandri menilai Valentino Rossi sudah saatnya pensiun. (Foto: Mirco Lazzari gp / Getty Images)
Jakarta -

Mantan pebalap MotoGP Marco Melandri mengatakan, Valentino Rossi mesti jujur kepada dirinya sendiri. Rossi sudah terlalu tua untuk balapan di level teratas.

Pebalap Yamaha baru saja merayakan ulang tahun ke-41 tahun pada 16 Februari 2020. Musim ini bisa saja menjadi musim terakhir Rossi balapan, seiring hasil jeblok di 2019 di mana dia hanya finis ketujuh di klasemen akhir.

Alhasil, Rossi didepak dari line-up Yamaha untuk 2021-2022. Posisi Rossi akan digantikan oleh Fabio Quartararo, yang tampil sensasional di musim debutnya.

Sementara itu, rider Italia itu digadang-gadang akan memutuskan masa depannya di pertengahan musim ini. Namun, belakangan Rossi masih tertarik untuk melanjutkan kariernya, sekalipun jika harus balapan dengan tim satelit Petronas Yamaha.

"Dia terlalu tua untuk MotoGP," Melandri mengungkapkan kepada Speedweek. "Tentu saja, bahkan kalau sulit untuk diterima, Anda mesti jujur kepada diri sendiri. Memang sih tidak menyenangkan kalau Anda terus memaksa dan tidak bisa memperbaiki."

"Usia pebalap-pebalap sekarang 20an tahun, mereka ada di generasi yang berbeda. Mereka memiliki gaya balap yang berbeda, bentuk fisik yang berbeda, dan mentalitas yang berbeda," sambung mantan runner-up MotoGP 2005 itu.

"Tidak ada yang akan senang saat Valentino Rossi pensiun, terutama Dorna karena dia membuat Anda menghasilkan banyak uang. Pensiun jauh lebih sulit daripada terus berlanjut tapi ke arah yang salah."

"Lawan Anda sebenarnya adalah waktu, dan itu tidak bisa dihentikan, selalu bergerak maju. Seorang pebalap mesti menerima bahwa tahunnya sudah lewat dan kehidupan itu berubah," lugas Melandri.



Simak Video "Kecewanya Rossi MotoGP Qatar Batal"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com