Corona Menyebar, Argentina Pede MotoGP Tetap Digelar

Okdwitya Karina Sari - Sport
Selasa, 03 Mar 2020 12:04 WIB
RIO HONDO, ARGENTINA - MARCH 31: Valentino Rossi of Italy and Yamaha Factory Racing leads the field during the MotoGP race during the MotoGp of Argentina - Race on March 31, 2019 in Rio Hondo, Argentina. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Argentina percaya diri tetap bisa gelar balapan MotoGP pada pertengahan April 2020, di tengah merebaknya virus corona. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Buenos Aires -

Dampak virus corona sudah mengorbankan dua seri pertama MotoGP 2020. Meski begitu, Argentina percaya diri gelaran MotoGP tidak akan terdampak.

Balapan MotoGP Qatar yang didapuk sebagai seri pembuka musim ini terpaksa dibatalkan karena pembatasan kunjungan khususnya dari Italia. Seperti diketahui sekarang Italia sedang menghadapi masalah serius dengan virus corona usai lebih dari seribu kasus terkonfirmasi sampai Minggu (2/3/2020).

Akibatnya, seluruh penumpang dari Italia harus menjalani karantina lebih dahulu selama paling tidak dua pekan. Dengan demikian tidak memungkinkan bagi MotoGP, mengingat adanya sejumlah pebalap yang berasal dari sana termasuk Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso, belum lagi para kru dan ahli lainnya. Sekalipun balapan di kelas Moto2 dan Moto3 tetap akan digelar.

Setelah Qatar, Pemerintah Thailand juga memutuskan menunda sepenuhnya balapan MotoGP di Sirkuit Buriram yang dijadwalkan pada 20-22 Maret mendatang. Penundaan dilakukan sampai wabah virus corona mereda.

MotoGP Argentina sedianya dilangsungkan pada 17-19 April, setelah balapan di Texas, Austin dua pekan sebelumnya. Namun, balapan di Circuit of The Americas diragukan setelah Amerika Serikat mengeluarkan travel warning (peringatan bepergian) tingkat empat dan tingkat tiga ke Lombardy dan Veneto, Italia karena virus corona.

Sementara itu di AS sendiri sampai kini sudah ada 88 kasus virus corona yang dikonfirmasi. Namun, Argentina belum ada laporan kasus itu.

Alhasil penyelenggara MotoGP Argentina meredam kekhawatiran akan ancaman pembatalan atau penundaan balapan. "Argentina saat ini tidak memiliki pembatasan terkait penyebaran virus corona dan tidak ada masalah yang diproyeksikan karena protokol keamanan dari Kementerian Kesehatan Bangsa dan Pemerintah Santiago del Estero," bunyi keterangan resmi penyelenggara yang dikutip Crash.

"Balapan MotoGP di Argentina akan berjalan secara normal dan akan terus menjadi bagian dari Kalender Kejuaraan Dunia 2020."

Seri Argentina mulai digelar pada 2014 di Termas de Rio Hondo. Pebalap Repsol Honda Marc Marquez menjadi pemenang terbanyak (3), pada 2014, 2016, dan 2019.



Simak Video "Marc Marquez di MotoGP Belanda: Start Ke-20, Finis Ketujuh"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/nds)