detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 05 Mei 2020 07:25 WIB

Bos Ducati: Tanpa Marquez, Honda Akan dalam Masalah

Okdwitya Karina Sari - detikSport
MOTEGI, JAPAN - OCTOBER 19: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team 
 celebrates the MotoGp pole position during the MotoGP of Japan - Qualifying at Twin Ring Motegi on October 19, 2019 in Motegi, Japan. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Bos Ducati David Tardozzi percaya, Honda tanpa Marc Marquez akan menghadapi masalah. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Jakarta -

Manajer tim Ducati Davide Tardozzi mengomentari kontrak panjang Marc Marquez. Menurut dia, Honda tahu cuma Marquez yang bisa bersaing dalam perburuan gelar.

Pebalap Spanyol itu berhasil mengembalikan Honda dalam persaingan gelar juara MotoGP di era yang didominasi Yamaha. Sukses Marquez di 2013 adalah gelar juara dunia kedua Honda dalam tujuh tahun.

Setelah itu, Marquez memang hampir tidak terhentikan. Pebalap berusia 27 tahun ini mendominasi dengan memenangi lima dari enam musim berikutnya sehingga kini telah mengoleksi delapan titel juara dunia balap motor.

Honda kemudian membuat keputusan mengejutkan dengan menambah kontrak Marquez selama empat tahun, durasi yang tidak biasa karena secara tradisional hanya dua tahun saja. Tardozzi menuding Honda mementingkan Marquez ketimbang pengembangan motornya.

"Dia adalah pebalap yang luar biasa dan mereka bekerja dengan bagus untuk membuat pilihan itu," Tardozzi mengatakan kepada Paddock GP.

"Mereka paham bahwa mempertahankan Marc lebih penting daripada pengembangan motor. Mereka tahu betul bahwa tanpa dia, mereka akan memiliki banyak masalah. Saya pikir mempertahankan Marquez adalah satu-satunya hal yang ada dalam pikiran mereka."

Yamaha juga membuat keputusan mengejutkan dengan mendepak Valentino Rossi yang digantikan dengan Fabio Quartararo. Pebalap muda sensasional itu akan bertandem dengan Maverick Vinales mulai musim depan.

"Mereka bekerja dengan baik di Yamaha. Mereka sangat cerdik. Mereka mengumukannya di waktu yang tepat. Saya pikir Lin Jarvis dan Yamaha sudah menemukan sebuah solusi yang bagus di waktu yang tepat," imbuh Tardozzi.



Simak Video " Geger Corona, Ini Jadwal Baru MotoGP 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com