detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 27 Jul 2020 18:25 WIB

Valentino Rossi Tak Segan Belajar dari Vinales dan Quartararo

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Fabio Quartararo of France, left and Valentino Rossi of Italy touch fists after Quartararo won the race with Rossi finishing 3rd during the MotoGP race during the Andalucia Motorcycle Grand Prix at the Angel Nieto racetrack in Jerez de la Frontera, Spain, Sunday July 26, 2020. (AP Photo/David Clares) Valentino Rossi tak segan belajar ke Quartararo dan Vinales (AP/David Clares)
Jerez -

Valentino Rossi memang jadi pebalap paling tua di MotoGP 2020. Tapi, itu tak menghalangi Rossi untuk belajar dari para juniornya di lintasan balap.

Rossi sudah memasuki tahun ke-20 berkiprah di MotoGP. Memasuki usia ke-41 tahun, Rossi rupanya masih ingin membuktikan kalau dia tetap kompetitif dibanding para pebalap muda lainnya, termasuk rekan setimnya Maverick Vinales.

Semakin tua umurnya, Rossi juga mendapat rival lebih banyak lagi, kali ini Fabio Quartararo yang musim depan akan menggantikan tempatnya di Monster Energy Yamaha.

Meski tak lagi setangguh masa mudanya, Rossi tetap berusaha untuk bersaing dengan para juniornya. Rossi membuktikan itu saat balapan MotoGP Andalusia 2020 di sirkuit Angel Nieto, Jerez, Minggu (26/7/2020) malam WIB kemarin.

Rossi memang cuma finis ketiga pada balapan itu, tapi dia mampu memberi perlawanan kepada Vinales sedari lap pertama. Bahkan Rossi lama berada di depan Vinales sebelum disalip di dua lap terakhir.

Bagi Rossi, ini adalah podium pertamanya setelah finis kedua di Austin musim lalu. Bersaing dengan Quartararo dan Vinales, yang notabene masih satu pabrikan, benar-benar dinikmati oleh Rossi.

Menurutnya kedua pebalap itu membuat dirinya terpacu untuk terus tampil kompetitif di atas lintasan balap.

"Ada Vinales dan Quartararo yang amat kuat. Usia saya 41 dan mereka memberitahu saya untuk belajar menunggangi motor ini. Ini kebenarannya," tutur Rossi seperti dilansir Tuttomercatoweb.

"Ini hari yang indah bagi pembalap akademi. Sayang sekali Pecco [Bagnaia] dan [Franco] Morbidelli yang seharusnya bisa meraih hasil bagus jika tak ada masalah teknis," sambung Valentino Rossi terkait performa dua anak didiknya di MotoGP Andalusia itu.



Simak Video "Quartararo Tercepat di Kualifikasi MotoGP Aragon"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com