detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 25 Agu 2020 06:55 WIB

Top Speed Masih Jadi PR Valentino Rossi

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 20: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team looks on during the press conference pre event during the MotoGP Of Styria - Previews at Red Bull Ring on August 20, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi terkesan dengan kinerja Suzuki di Red Bull Ring. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Valentino Rossi terkesan banget dengan Suzuki pada dua akhir pekan di Red Bull Ring, Austria. Ia berharap bisa membangun momentum yang sama dengan Yamaha.

Suzuki memetik hasil bagus dalam dua balapan di Red Bull Ring. Pada MotoGP Austria dua pekan lalu, Joan Mir naik podium dua dan disusul finis keempat di MotoGP Styria akhir pekan kemarin.

Mir sejatinya bisa saja memenangi MotoGP Styria andai balapan tak dihentikan sementara karena insiden yang melibatkan Maverick Vinales. Ia sedang memimpin balapan ketika insiden itu terjadi dan terpaksa memulai lagi dengan ban yang sudah aus, sementara keunggulan yang dibangun sirna karena start ulang.

Sementara rekan setimnya, Alex Rins, sempat berada di posisi dua sebelum akhirnya terjatuh di MotoGP Austria. Sepekan kemudian, Rins menyegel posisi enam di MotoGP Styria.

Pebalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi melihat hal ini sebagai bukti bahwa konfigurasi mesin empat silinder segaris tidak berpengaruh terhadap persoalan kecepatan puncak. Suzuki seperti diketahui mengusung mesin berkonfigurasi ini sama seperti Yamaha, sedangkan Ducati, KTM, Honda, dan Aprilia memakai konfigurasi V4.

Rossi pun berharap Yamaha bisa mengikuti Suzuki dalam hal pengembangan mesin ini karena masih ketinggalan dari pabrikan lain dalam hal top speed. Top speed Rossi sepanjang akhir pekan lalu tercatat di angka 310,3 km/jam, tertinggal jauh dari catatan terbaik yang diukir Andrea Dovizioso (Ducati) dengan 320,4 km/jam.

"Suzuki dalam dua akhir pekan terakhir ini tampil impresif. Mereka sangat banyak bekerja dan sangat bekerja keras, dalam artian positif," ungkap Rossi dikutip Crash.

"Jadi masalah dengan kecepatan puncak itu bukan karena konfigurasi mesin empat silinder segaris. Suzuki punya daya cengkeram yang lebih baik dari kami saat akselerasi, tapi juga mesinnya jelas lebih kencang."

"Saya sempat berada di belakang Rins dan dari satu tikungan ke tikungan lainnya, dia berakselerasi lebih cepat dari saya. Jadi itu berarti bahwa Suzuki bekerja di jalan yang tepat. Kami harap kami bisa berkembang juga," ujar pebalap 41 tahun ini.

Dalam dua balapan di Red Bull Ring, Rossi adalah pebalap Yamaha dengan hasil terbaik setelah finis kelima di MotoGP Austria. Namun itu dicapainya setelah sejumlah pebalap di depan terjatuh, di antaranya Pol Espargaro dan Alex Rins.

(raw/yna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com