detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 26 Agu 2020 11:05 WIB

Terkait Aksi Vinales, Rider Memang Biasa Latihan Lompat dari Motor

Kris Fathoni W - detikSport
Monster Energy Yamaha Spanish rider Maverick Vinales waits in the garage during the second training of the Moto GP Austrian Grand Prix at the Red Bull Ring circuit in Spielberg, Austria, on August 14, 2020. (Photo by JOE KLAMAR / AFP) Maverick Vinales harus lompat dari motor di MotoGP Styria 2020. (Foto: AFP/JOE KLAMAR)
Jakarta -

Aksi Maverick Vinales lompat dari motor di MotoGP Styria 2020 akhir pekan lalu masih jadi perbincangan. Ada yang mengungkap bahwa para rider memang biasa latihan melakukannya.

Hal itu dikatakan oleh Jakub Kornfeil, rider MotoE yang pernah membalap di kelas 125cc dan Moto3. Ia terjun di 125cc pada kurun waktu 2009-2011 dan naik ke kelas Moto3 sepanjang 2012-2019, sebelum musim ini tampil di MotoE.

"Maverick sudah merespons dengan baik," ucap rider asal Republik Ceko itu dalam wawancara dengan media asal negaranya, sport.tn.nova.cz.

"Andaikata ia melakukannya sedetik lebih lama, ia bakal menikung dengan kecepatan 250 km per jam (dengan rem blong). Tubuhnya akan menghantam pembatas, ke air bag. Ia punya sepersepuluh detik untuk bereaksi dan ia menganalisis situasi dengan sempurna."

"Namun, semua rider tahu apa yang harus dilakiukan saat rem motor bermasalah. Ia pun demikian. Ia sudah menangani situasi ini dengan baik sekali," ucapnya.

Maverick Vinales melompat dari motornya sendiri dalam balapan di Red Bull Ring pada akhir pekan lalu. Saat itu motornya, yang bermasalah dengan rem, sedang melaju pada kecepatan tinggi sekitar 230 km per jam. Insiden ini memunculkan red flag.

Bicara lebih jauh soal insiden tersebut, Jakub Kornfeil juga menyatakan bahwa sekalipun aksi Maverick Vinales tampak mengerikan, para rider sejatinya sudah berlatih melakukan manuver serupa sebagai langkah antisipasi.

"Memang. Aku pun melatihnya. Misalnya di latihan musim dingin, aku biasa berlatih dengan para pejudo dan mereka melemparku dari atas bahu. Ada beragam latihan dan aku berusaha melindungi tubuhku. Atau aku melakukan sesi lain dan dengan sengaja menjatuhkan diri. Aku menekan rem depan untuk memahami apa yang perlu dilakukan pada situasi itu. Itu semua bisa dilatih ketika Anda ditemani pelatih sehingga Anda semata tak melaju di lintasan seperti seekor keledai," tuturnya.

Sirkuit Red Bull Ring menghadirkan dua insiden berbeda selama dua seri balapan beruntun. Sebelum MotoGP Styria 2020, ada pula insiden motor 'terbang' di MotoGP Austria 2020, yang nyaris mengenai Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Terkait hal itu, Jakub Kornfeil pun menyebut bahwa, "Spielberg bukanlah lintasan buat balap motor dan itu sangat berbahaya buat mesin yang bertenaga seperti itu."

(krs/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com