detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Selasa, 08 Sep 2020 19:10 WIB

Casey Stoner: Honda Kehilangan Arah Tanpa Marquez

Okdwitya Karina Sari - detikSport
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 19: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team  leads the field during the MotoGP race during the MotoGP of Spain - Race at Circuito de Jerez on July 19, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Repsol Honda disebut tersesat tanpa Marc Marquez. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Honda kesulitan meraih hasil bagus tanpa Marc Marquez. Juara dunia MotoGP dua kali, Casey Stoner, berpendapat Honda tersesat tanpa Marquez.

Rider Spanyol itu diprediksi masih akan menepi sampai November mendatang usai melakoni operasi lengan kedua pada Juli silam. Marquez mesti naik meja bedah dua kali dalam waktu singkat akibat mengalami kecelakaan hebat di seri pertama MotoGP 2020 di Jerez.

Absennya Marquez membuat Honda 'pusing'. Adik sekaligus tandemnya, Alex Marquez, tak mampu menjinakkan RC213V. Dari lima balapan yang sudah bergulir, juara dunia Moto2 itu menandai finis terbaiknya saat menempati urutan delapan di Andalusia. Pada balapan terakhir di Styria, Alex bahkan gagal mengantongi poin usai finis ke-16.

Sementara itu pebalap penguji Honda yang ditugasi menggantikan Marquez, Stefan Bradl, meraih hasil lebih buruk. Dalam tiga balapan terakhir, Bradl cuma finis 17 besar sehingga gagal menyumbang poin.

Stoner pernah merebut titel juara dunia bersama Honda pada 2011 sebelum pensiun di akhir tahun berikutnya. Menurut Stoner, cuma Marquez yang bisa memaksimalkan Honda.

"Saya sejujurnya berpikir bahwa Anda bisa saja menang dengan motor manapun di lintasan saat ini. Motor-motornya sangat mirip, hanya saja ada karakter yang berbeda dan di mana mereka menemukan kecepatannya," sahut Stoner kepada podcast In the Fast Lane, dilansir Crash.

"Perbedaan besarnya adalah tidak ada pemimpin untuk banyak orang. Kalau Anda bukan seorang pemimpin, maka Anda adalah seorang pengikut dan Anda perlu melihat seseorang melakukan sesuatu pada motor untuk percaya bahwa Anda bisa berhasil."

"Saya mengalaminya di Ducati, ketika saya belum di sana Ducati sangat kesulitan. Saya tidak mengatakan kalau saya sendiri dulunya adalah seorang pemimpin tapi saya tidak pernah melihat tim lain dan berpikir bahwa rumput di sana lebih hijau. Saya selalu berpikir 'ini adalah motor yang harus saya kerjakan dan ada cara untuk menemukan kecepatannya'.

"Itulah yang dilakukan Marc dan dengan hal itu orang-orang melihat apa yang motornya bisa lakukan dan berpikir 'Saya setidaknya bisa lebih dekat dengan pebalap-pebalap di depan'. Tanpa Marquez mereka [Honda] sudah jelas sedikit tersesat dalam menunjukkan apa yang bisa dilakukan motor," simpul Casey Stoner mengomentari Honda tanpa Marquez.



Simak Video "Lihat Lagi Duel Panas Dovizioso Vs Marc Marquez di MotoGP!"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com