detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 19 Okt 2020 11:45 WIB

Tekanan Angin Ban Bikin Quartararo Loyo, tapi Masih Ada Untungnya

Kris Fathoni W - detikSport
ALCANIZ, SPAIN - OCTOBER 18:  Fabio Quartararo of France and Petronas Yamaha SRT prepares to start on the grid during the MotoGP race during the MotoGP of Aragon at Motorland Aragon Circuit on October 18, 2020 in Alcaniz, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Tekanan Angin Ban Bikin Quartararo Loyo, tapi Masih Ada Untungnya. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Fabio Quartararo loyo di MotoGP Aragon 2020. Gara-garanya adalah tekanan ban. Ia pun sampai kehilangan posisi pemuncak klasemen. Tapi masih ada untungnya.

Quartararo mengawali race di Aragon, Minggu (18/10/2020), dari posisi terdepan. Startnya juga tidak jelek walaupun langsung turun ke posisi kedua di lap pertama.

Namun, perlahan-lahan posisi rider Petronas Yamaha SRT itu terus melorot. Rider demi rider rival silih berganti mengasapi Quartararo sampai akhirnya ia terklasifikasi finis di posisi ke-18.

Start di posisi terdepan lalu finis ke-18, Fabio Quartararo kok loyo? Usut punya usut, ia mengalami kesulitan dengan ban depan motornya. Secara spesifik, tekanan angin ban depan.

"Kami harus mencari tahu kenapa tekanan ban depannya benar-benar di luar kendali, tidak seperti biasa. Itu aneh banget. Kami sebenarnya punya kecepatan untuk bersaing, mungkin bukan buat podium tapi posisi lima atau enam," ucapnya seperti dilansir Crash, usai MotoGP Aragon 2020.

"Itu sudah akan jadi hasil yang bagus, tapi seperti yang aku bilang tadi ban depannya di luar kendali dan kami tak tahu kenapa bisa begitu. Ini adalah sesuatu yang harus kami (selidiki) untuk race berikutnya," imbuh Fabio Quartararo.

Loyo di Aragon sehingga kehilangan peluang bersaing di depan dan bahkan finis di luar zona poin, rider 21 tahun asal Prancis itu juga kehilangan posisi di puncak klasemen. Quartararo digeser Joan Mir yang finis ketiga di Le Mans.

Merujuk klasemen MotoGP 2020 untuk sementara, Fabio Quartararo kini mengoleksi 115 poin untuk duduk di posisi kedua, di bawah Joan Mir yang punya 121 poin. Tapi masih ada untungnya. Quartararo paling tidak masih di atas Maverick Vinales (109 poin) dan Andrea Dovizioso (106 poin), setelah kedua rival beratnya itu juga tak mampu naik podium di Aragon.

"Hari ini (balapan di Aragon) sudah menjadi sebuah bencana tapi bisa jadi lebih buruk andaikata Mir menang, Maverick Vinales kedua, Dovi ketiga (di Aragon). Di tengah-tengah adanya hasil negatif, kami harus berpikir mengenai hal positif sekecil apapun yang kami miliki hari ini yakni bahwa kedua Alex (Rins dan Marquez) finis di depan Joan (Mir)," ujar Fabio Quartararo.

(krs/bay)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com