Rossi di Antara Tugas dan Hobi
Kamis, 02 Feb 2006 00:11 WIB
Jakarta - Sebaiknya kegiatan Valentino Rossi dengan Ferrari tidak melulu buru-buru dispekulasikan lebih jauh. Bagaimanapun tetap ada batas antara tugas utama dengan hobi. Buat Rossi, yang notabene merupakan juara dunia MotoGP, menunggangi jet darat roda dua adalah profesi utamanya -- paling tidak sampai saat ini. Artinya, publik tak perlu selalu berpikir bahwa ia akan banting setir setiap kali mencoba jet-jet roda empat.Toh bukan hanya mobil Formula 1 yang ia jajaki, sebagaimana tengah ia lakoni bersama Ferrari belakangan ini. Sebelumnya, beberapa kali Rossi juga pernah menjajal mobil reli. Tapi sejauh ini ia toh tetap berkarir di arena MotoGP.Mungkin karena pada dasarnya berjiwa "balapan", apapun yang bisa dipakai membalap akan menggugah minatnya. Tantangan seperti itu sudah seperti hobi buat pemuda Italia itu.Juru bicara agen Rossi dalam beberapa bulan terakhir ini sibuk meyakinkan publik bahwa pembalapnya itu takkan pindah jalur (dalam waktu dekat). "Tahun ini dia masih pembalap Yamaha. Semua orang juga tahu bahwa dia sedang mengetes mobil Ferrari.""Tapi roda dua adalah tugasnya, sedangkan roda empat adalah hobinya," demikian penegasan sang juru bicara yang dikutip BBC, Rabu (1/2/2006).Meski demikian sah-sah saja jika orang menduga bahwa suatu saat Rossi akan betul-betul berkompetisi di arena F1. Kalau John Surtees bisa juara dunia di dua ajang berbeda itu, kenapa Rossi tidak?Ferrari pun beberapa kali membuat "ge-er" banyak orang dengan mengatakan mereka tertarik untuk merekrut Rossi. "Kami percaya Ferrari dan Rossi adalah pasangan yang punya daya pikat tinggi," kata direktur Ross Brawn.Lebih baik tunggu saja sampai kontraknya dengan Yamaha rampung. Toh itu tidak lama lagi karena sehabis musim ini selesai, habis pula kontraknya dengan tim asal Jepang itu.Hal lain, bagaimana modalnya buat pindah ke jalur F1 apabila benar-benar ingin melakukannya? Jam terbang mungkin masih perlu banyak, tapi keberanian sudah ia miliki."Dia cukup berani, sungguh, untuk datang dan berbagi sirkuit dengan kami," kata Mark Webber, yang timnya Williams juga mengagendakan ujicoba di tempat yang sama dengan Ferrari kemarin, sebelum aksi Rossi terpaksa ditunda karena hujan."Orang ini betul-betul punya talenta yang sukar dipercaya. Kita tahu itu dan ia tahu jalannya. Tapi melangkah ke trek bersama kami... siapa tahu. Dia selalu membuat kejutan. Siapa yang tahu apa yang akan ia lakukan?"Maksudnya, hobi juga bisa berubah menjadi tugas, begitu? Ya, siapa tahu.(Foto: Siapa menunggu Rossi pindah ke F1: dia atau publik? AFP/Jose Jordan). (a2s/)











































