Lin Jarvis: Yamaha Jeblok di MotoGP 2020 karena...

Bayu Baskoro - Sport
Rabu, 23 Des 2020 16:15 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 06: Lin Jarvis of Britain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team speaks during the 2020 Team Monster Energy Yamaha MotoGP presentation during the MotoGP Pre-Season Teams Unveiling at Sepang Circuit on February 06, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Lin Jarvis (tengah) menilai ada faktor krusial di balik kegagalan Yamaha di MotoGP 2020. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Yamaha gagal menjadi yang terbaik di MotoGP 2020. Lin Jarvis menyebut ada satu faktor krusial yang menyebabkan jebloknya Tim Garpu Tala. Apa itu?

Pebalap-pebalap tim pabrikan dan satelit Yamaha tampil tak konsisten sepanjang gelaran MotoGP 2020. Dari keempat ridernya, hanya Franco Morbidelli dari tim Petronas Yamaha yang menunjukkan performa cukup oke dan berhasil keluar sebagai runner-up.

Fabio Quartararo, yang awalnya digadang-gadang sebagai kandidat juara, justru menukik selepas dua race awal di Spanyol. Sementara itu dua rider tim Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, tampil angin-anginan.

Alhasil, Yamaha gagal merebut gelar juara konstruktor dan tim di MotoGP 2020. Tim Garpu Tala kalah bersaing dengan Ducati dalam tabel konstruktor, sedangkan juara dunia tim disabet Suzuki Ecstar.

Kegagalan Yamaha menjadi yang terdepan di semua kategori MotoGP 2020 disorot bos Yamaha, Lin Jarvis. Dalam pandangannya, Yamaha gagal total lantaran kurangnya waktu pengujian motor baru yang dilakukan, sebagai akibat dari pandemi COVID-19 menjelang digelarnya kompetisi.

"Saya pikir kami mengalami cacat tahun ini. Kami memiliki spesifikasi motor baru dengan mesin baru, sasis baru, tetapi kami hampir tidak pernah melakukan pengujian apa pun selain uji coba resmi dengan pebalap yang dikontrak pabrik," kata Lin Jarvis, dilansir dari Autosport.

KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 09: Jorge Lorenzo of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team (R) speaks in box with Silvano Galbusera  of Italy during the MotoGP Pre-Season Tests at Sepang Circuit on February 09, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Jorge Lorenzo (kanan) pebalap penguji Yamaha di MotoGP 2020. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)

"Kami mulai tahun ini dengan mengontrak Jorge Lorenzo dan kami memiliki program pengujian penuh yang direncanakan tahun ini, kami menggunakan tim uji coba dari Jepang dan beberapa staf Eropa dan Jorge. Namun pada kenyataannya, kami hanya beruji coba selama dua hari di Sepang dan saat tes pra-Portimao,".

"Semua kegiatan lain yang kami telah rencanakan tahun ini sayangnya dibatalkan dan itu negatif buat kami. Hal tersebut mempengaruhi kami karena kami jadi tak bisa menyelesaikan masalah," ujar Lin Jarvis mengenai jebloknya Yamaha di MotoGP 2020.

(bay/cas)