Valentino Rossi: Marc Marquez Sangat Agresif ke Aleix Espargaro

Kris Fathoni W - Sport
Senin, 09 Agu 2021 10:00 WIB
Yamaha-SRT Italian rider Valentino Rossi addresses a press conference to announce that he will retire at the end of the year, in Spielberg, Austria, on August 5, 2021, ahead of the Styrian Motorcycle Grand Prix at the Red Bull Ring race track. -
Valentino Rossi. (Foto: AFP/ERWIN SCHERIAU)
Jakarta -

Marc Marquez terlibat insiden dengan Aleix Espargaro di MotoGP Styria 2021. Valentino Rossi pun ikut komentar.

Paling tidak ada dua momen senggolan motor di antara Marquez dan Espargaro dalam race di Red Bull Ring, Minggu (8/8) kemarin. Masing-masing terjadi sebelum dan sesudah restart akibat red flag.

Insiden pertama terjadi saat awal-awal balapan. Saat itu Pol Espargaro melakukan manuver dari sisi luar, sedangkan Marc Marquez dari bagian dalam. Hasil akhirnya, Espargaro melebar ke luar trek usai tersenggol Marquez.

Aleix Espargaro terlihat kesal dan langsung protes ke Marc Marquez, saat keduanya menuju pit usai red flag dikibarkan. Tapi selepas restart, keduanya terlibat insiden lagi.

Mirip-mirip seperti insiden pertama, adegan senggolan ini juga terjadi di Turn 1. Imbasnya pun serupa, dengan Espargaro juga melebar ke luar trek.

Hal itu lantas ikut dikomentari Valentino Rossi, rider kawakan yang akan pensiun usai MotoGP 2021 ini. Rossi yang juga pernah terlibat duel-duel alot dengan Marc Marquez, menyebut rider asal Spanyol itu sekali lagi tampil sangat agresif.

"Satu-satunya yang bisa aku katakan adalah Marquez memang sangat agresif dengan para rivalnya," kata Rossi seperti dilansir Motosan.

"Hari ini dengan Aleix, di waktu berbeda dengan rider-rider lain. Jujur, aku tak tahu harus bilang apa."

Marc Marquez sendiri sudah menanggapi insidennya dengan Aleix. Ia mengakui bahwa momen yang pertama murni kesalahannya, tapi insiden yang kedua adalah salah Espargaro.

"Kami mengalami dua insiden. Yang pertama, itu kesalahanku, karena dia sedikit melebar dan aku saat itu optimistis melaju di sisi dalam, karena di tikungan, kalau kamu ragu-ragu, seseorang akan menyalipmu," ujar Marquez, seperti disiarkan situs resmi MotoGP.

"Tapi yang kedua, itu salahnya. Aku memulai balapan lebih baik dari dia, ada di posisi yang bagus, dan saat mengerem, posisiku paralel dengan dia. Tapi dia melepaskan rem dan masuk ke sisi dalam. Ada Quartararo di sana, jadi kami bersenggolan. Yang pertama salahku, yang kedua salahnya dia."

(krs/raw)