MotoGP Austria: Marquez Gagal Pancing Brad Binder Masuk Pit

Adhi Prasetya - Sport
Selasa, 17 Agu 2021 03:15 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 07: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team rounds the bend during the MotoGP of Styria - Qualifying at Red Bull Ring on August 07, 2021 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Marquez sempat memimpin balapan MotoGP Austria 2021. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Marc Marquez gagal menjuarai MotoGP Austria 2021. Rider Spanyol itu gagal 'merayu' Brad Binder masuk ke pit.

Di Red Bull Ring, Minggu (15/8/2021), Marquez sempat bersaing di barisan depan dengan Francesco Bagnaia, Jorge Martin, Joan Mir, dan Fabio Quartararo pada lap-lap terakhir.

Saat hujan semakin deras di akhir lap ke-25, Marquez memutuskan masuk ke pit untuk mengganti motor yang menggunakan ban basah. Ia yakin keputusannya akan diikuti rider-rider lain, terlebih saat itu ia sedang memimpin balapan.

Namun perkiraan Marquez meleset. Saat rider-rider di depannya masuk pit, Binder tak terpancing mengambil langkah serupa. Rider KTM itu langsung jadi pemimpin balapan karena tetap bertahan di lintasan dengan ban slick, dan mampu mempertahankan posisi hingga finis.

Malang bagi Marquez, saat ia kembali ke lintasan, ia justru mengalami crash karena licinnya lintasan. Meskipun mampu meneruskan lomba, ia akhirnya hanya mampu finis di urutan ke-15, mendapat satu poin saja.

"Aku pikir kami mengambil keputusan tepat untuk masuk ke pit. Itu keputusan paling aman, dan juga aku berusaha memimpin balapan, karena biasanya, saat rider terdepan masuk pit, yang lain akan mengikuti," kata Marquez seperti dikutip Crash.

"Hanya Brad yang tetap di trek, selamat untuknya karena sulit untuk menjaga level balapan dan finis dengan ban slick di kondisi yang basah. Para pebalap lain kupikir sudah mengambil keputusan bagus, masuk pit dan finis dengan memakai ban basah."

Terlepas dari apa yang ia alami, Marquez puas dengan balapannya karena mampu bersaing di barisan depan. Jika lintasan tetap kering, mungkin ceritanya akan berbeda.

"Aku sangat senang karena aku lebih suka membalap seperti ini daripada meraih hasil bagus karena situasi flag-to-flag. Itu bukan level yang sesungguhnya. Di situasi lintasan kering, kami menunjukkan level kami, dan aku amat menikmati balapannya, jadi aku senang," jelas Marquez.

(adp/yna)