Jelang MotoGP Qatar
Menanti Peruntungan Gibernau
Selasa, 04 Apr 2006 13:32 WIB
Qatar - Setelah menjadi pecundang musim lalu, Sete Gibernau mencoba peruntungan baru di Ducati Marlboro. Namun tanda-tanda perubahan belum terlihat, karena di seri perdana dua pekan lalu Gibernau malah tidak finis.GP Qatar 2005 menyisakan cerita unik, di mana putaran semusim "kutukan" Valentino Rossi terhadap Gibernau justru menjadi kenyataan. Tidak sekali pun Gibernau naik podium pertama.Sebagian ada yang percaya dengan "kutukan" Rossi. Namun sebagian lagi menilai Gibernau memang tidak memiliki kemampuan untuk bersaing menjadi juara dunia, meski telah mengoleksi sembilan gelar juara seri.Ditunjang dengan hengkangnya Telefonica, Gibernau mencoba peruntungan barunya bersama tim Ducati. Selama uji coba, hasilnya cukup memuaskan. Bahkan di kualifikasi MotoGP Spanyol di Jerez dua pekan lalu, pembalap berusia 33 tahun itu menempati posisi start kedua.Namun nasib menentukan Gibernau masih harus bersabar lebih lama lagi. Masalah sensor gear memaksanya berhenti dari balapan, di tengah perjuangannya bersaing bersama kelompok terdepan."Yang terjadi di Jerez sangat konyol, tetapi hal seperti ini memang bisa terjadi dalam balapan. Seluruh anggota tim sudah berusaha keras selama uji coba pra-musim, dan menunjukkan hasilnya di kualifikasi bahwa kami cepat. Sekarang kami hanya membutuhkan hasil untuk membuktikannya," ujar Gibernau.Melihat hasil yang diraih rekannya, Loris Capirossi yang akhirnya keluar sebagai juara di Jerez, wajar jika Gibernau optimis. Tetapi soal peruntungan, tidak ada yang bisa menetukan.Foto: Sete Gibernau (Nortecastille). (lom/)











































