Dovizioso Mesti Lupakan Cara Balapan ala Ducati

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Sabtu, 25 Sep 2021 06:21 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 18: Andrea Dovizioso of Italy and Petronas Yamaha SRT heads down a straight  during the qualifying practice during the MotoGP Of San Marino - Qualifying at Misano World Circuit on September 18, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Andrea Dovizioso menyadari mesti melupakan cara balap ala Ducati di Yamaha. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Andrea Dovizioso menyadari ada tugas penting yang menantinya di Yamaha. Ia mesti sesegera mungkin beradaptasi dengan cara balapan YZR-M1.

Andrea Dovizioso resmi gabung Yamaha Petronas SRT di pertengahan MotoGP 2021 ini. Ia menggantikan posisi Franco Morbidelli yang promosi ke tim pabrikan dan akan dipertahankan hingga 2022 mendatang.

Usai debut keduanya bersama Yamaha di MotoGP San Marino akhir pekan lalu, rider 35 tahun itu berkesempatan menjajal motor pada tes MotoGP di tempat serupa. Dalam dua hari itu, Dovizioso semakin yakin mesti menulis ulang cara menikungnya karena karakter YZR-M1 sangat beda dengan Desmosedici milik Ducati, tim lamanya.

"Dari putaran ke putaran saya menyadari, terutama karena saya menguntit Fabio (Quartararo) di satu jalur keluar tikungan pada sesi sore, dan saya juga ingat sangat baik apa yang terjadi di 2021 dan situasinya sama persis," ujarnya dikutip Crash.

"Saya harus mendesain ulang semua jalur balapan di setiap trek, sebab motornya menuntut pendekatan yang sepenuhnya berbeda. Ini hal yang bagus buat diketahui."

"Sebab Anda tahu area mana yang perlu dipoles. Saya rasa butuh waktu untuk mengubah ini, tapi ini tugas yang harus kami lakukan bersama-sama. Untungnya kami punya empat balapan lagi," imbuh pebalap asal Italia tersebut.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/mrp)