Darryn Binder 'Berulah' di Moto3, Banjir Kritik dari Pebalap MotoGP

Adhi Prasetya - Sport
Selasa, 09 Nov 2021 11:30 WIB
ASSEN, NETHERLANDS - JUNE 25: Darryn Binder of South Africa and Petronas Sprinta Racing looks on in box during the MotoGP of Netherlands - Free Practice at TT Circuit Assen on June 25, 2021 in Assen, Netherlands. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Darryn Binder akan lompat kelas dari Moto3 ke MotoGP musim depan. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Nama Darryn Binder ramai diperbincangkan di dunia MotoGP belakangan ini. Bukan karena prestasinya, melainkan gaya membalapnya yang dinilai ugal-ugalan.

Binder akan naik kelas dari Moto3 ke MotoGP tahun depan, membela Yamaha RNF MotoGP Team. Rider asal Afrika Selatan itu akan berpartner dengan Andrea Dovizioso.

Namun jelang promosinya ke kelas premier, Binder 'berulah'. Ia baru saja didiskualifikasi dari Moto3 seri Algarve akhir pekan lalu akibat aksi tak bertanggungjawab dalam balapan, yakni menabrak Denis Foggia di tikungan 3 pada lap terakhir.

Insiden itu membuat kans Foggia untuk menjadi juara dunia Moto3 langsung musnah, dan rider Italia itu harus merelakan gelar jatuh ke tangan Pedro Acosta. Padahal, Foggia tengah bertarung di barisan depan. Jika ia bisa finis di atas Acosta, penentuan juara akan berlanjut di Moto3 Valencia.

Tak heran bila Foggia dan timnya, Leopard Racing marah besar akan aksi Binder. Sekalipun adik Brad Binder itu sudah mendatangi garasi Leopard Racing untuk meminta maaf kepada Foggia, namun ia diusir karena momennya tak tepat.

Aksi Binder itu ikut mendapat tanggapan dari sejumlah rider MotoGP. Sebagian besar mengkritik aksinya, meski ada juga yang memberi pembelaan. Berikut beberapa di antaranya.

Enea Bastianini - Avintia Esponsorama Racing

"Saya pikir itu adalah sebuah kesalahan bodoh, terlebih dua pebalap yang ingin kamu salip sedang berebut gelar juara dunia. Insiden itu tak layak ada di MotoGP. Saya jadi takut balapan dengannya tahun depan," ujar Enea Bastianini, dikutip dari Italy24news.

Andrea Dovizioso - Petronas Yamaha SRT

"Saya pikir itu seharusnya tidak terjadi, terutama karena melibatkan dua pebalap yang sedang bersaing merebut gelar," ujar Dovizioso, seperti dikutip Motorsport.

"Jelas, apa yang dilakukannya salah. Anda harus tenang dan cerdas dalam mengambil keputusan. Itu memang sulit, semua orang memiliki ego masing-masing. Tapi Anda harus tetap tenang dalam segala situasi."

"Kita lihat nanti bagaimana kinerjanya di MotoGP. Ini cukup aneh bagi sebagian besar orang (naik dari Moto3 ke MotoGP), tapi ini keputusan tim. Saya pikir dia memiliki karakter yang cukup bagus, tapi saya tidak tahu apakah itu cukup untuk MotoGP," jelas Dovizioso.

Francesco Bagnaia - Ducati

"Saya pikir, seperti halnya di kejuaraan mobil, kami butuh lisensi super (untuk balapan). Jadi kamu bisa naik ke level berikutnya jika kamu bisa tampil bagus di kejuaraan yang sedang kamu ikuti," ujar Bagnaia, dikutip Crash.

"Yang kita lihat sekarang, hal tersebut (insiden Binder) jadi sesuatu yang normal karena saya pikir kita sudah banyak melihat crash semacam ini darinya. Saya tahu tak tepat mengkritik seorang pebalap, tapi dia akan bersama kami di MotoGP tahun depan, yang motornya lebih cepat. Semoga kejadian seperti itu tak akan terjadi lagi," jelas Bagnaia.

Jack Miller - Ducati

Sementara Jack Miller bersikap lebih diplomatis. Sebagai rider yang dulunya juga melompat ke MotoGP dari Moto3, ia merasa kesalahan Binder bisa terjadi pada siapa saja dan di balapan kelas manapun.

"Valentino Rossi yang berstatus terbaik sepanjang masa saja bisa melakukan hal serupa meski sudah juara dunia 9 kali. Semua orang bisa melakukannya," ujar Miller, dikutip Crash.

"Inilah balapan. Sejumlah insiden terjadi. Kalian perlu memahami itu. Semua orang menyorot (Binder) karena sedang terjadi perebutan gelar juara. Tapi hal seperti ini terjadi setiap pekan di Moto3," jelas Miller.

Binder tampil membela Petronas Sprinta Racing di Moto3 2021. Ia sudah meraih dua podium, dan berada di urutan 7 klasemen sementara dengan mengoleksi 136 poin.

Lihat juga Video: Lebih Populer Mana Formula E, Formula 1, Apa MotoGP di Medsos?

[Gambas:Video 20detik]




(adp/ran)