Bagnaia Yakin Bisa Langsung Ukur Kekuatan di Hari Pertama MotoGP Qatar

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Senin, 21 Feb 2022 14:30 WIB
Pembalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia memacu kecepatan sepeda motornya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/rwa.
Francesco Bagnaia jadi favorit juara MotoGP 2022. (Foto: ANTARA/ANDIKA WAHYU)
Jakarta -

Francesco Bagnaia memulai MotoGP 2022 sebagai favorit juara. Ia menyebut kekuatan Desmosedici 2022-nya bakal bisa diukur di hari pertama.

Bagnaia musim lalu melesat sebagai petarung kejuaraan dunia, pada musim pertamanya memperkuat tim pabrikan Ducati. Ia melampaui perkiraan, mengingat Ducati sebenarnya lebih menjagokan Jack Miller.

Meski demikian, pebalap 25 tahun itu pada akhirnya mesti puas finis kedua di akhir musim di belakang rider Yamaha Fabio Quartararo. Quartararo tampil lebih konsisten sepanjang musim tersebut untuk merebut titel pertamanya.

Bagnaia total empat kali juara seri, tiga kali jadi runner-up, dan dua kali finis ketiga. Catatan musim lalu sudah cukup untuk menjadikannya sebagai favorit juara, apalagi menimbang potensi Desmosedici sejak pramusim.

"Saya sangat senang, tak sabar untuk memulai. Musim dingin ini kami bekerja dengan bagus, Ducati sudah bekerja keras dengan motor barunya dan kami sudah melakukan segala upaya untuk mendapatkan kompromi terbaik. Saya rasa kami siap untuk memulai musim," ungkap Bagnaia dikutip GPOne.

"Pastinya bagus (memulai sebagai favorit). Tahun lalu di akhir musim saya konsisten kencang, kita akan melihat bagaimana nanti. Kami akan langsung bisa memahaminya segera kok, FP2 di Qatar saat pekan balapan akan fundamental. Firasatnya bagus," imbuhnya.

Quartararo diperkirakan masih jadi pesaing utama, meski terus mengeluhkan tenaga YZR-M1 yang tak juga ditingkatkan Yamaha. Sementara Marc Marquez juga diprediksi kembali bersaing di kejuaraan dunia setelah pulih dari cedera lengan dan diplopia.

"Fabio adalah juara dunia sehingga jadi sosok untuk dikalahkan, lalu Marc jelas akan ada di persaingan karena dia sudah pulih dari cedera dan akan sangat kencang. Juga Joan, karena Suzuki bekerja dengan bagus. Marquez dan Quartararo akan jadi rival utama," sambung Bagnaia.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/aff)