ADVERTISEMENT

MPGA: Pengaspalan Sirkuit Mandalika Bisa Selesai Hari Ini, Asal...

Mercy Raya - Sport
Selasa, 08 Mar 2022 17:40 WIB
MotoGP Mandalika
MGPA, lewat Cahyadi Wanda, menyebut pengaspalan sirkuit Mandalika bisa selesai hari ini. (Foto: detikcom/Mercy Raya)
Jakarta -

Proses pengaspalan ulang beberapa titik di Sirkuit Mandalika disebut bisa saja selesai pada hari Selasa (8/3/2022) ini. Tapi semua tergantung cuaca.

Hal itu disampaikan Vice President Director of Mandalika Grand Prix Association (MPGA) Cahyadi Wanda terkait kabar terbaru dari pengerjaan lintasan.

"Sebenarnya kalau secara persiapan, dalam pengaspalan pun seharusnya selesai hari ini. Tapi jika cuaca mendukung ya," kata Cahyadi usai launching sponsor Mandalika GP Series, di Epiwalk, Kuningan.

Seperti diketahui, Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB telah menggelar tes pramusim MotoGP 2022 pada 11-13 Februari lalu. 24 pebalap dunia telah menjajal motornya di sirkuit sepanjang 4,3 km ini.

Tapi siapa sangka, usai tes resmi MotoGP 2022, sejumlah rider mengungkapkan kritikannya. Termasuk soal lintasan yang kotor karena debu dan kerikil kecil. Masukan ini pun segera direspons panitia termasuk menetapkan target selesai 10 Maret ini.

"Memang kami menargetkan tanggal 10 Maret selesainya, tapi secara timeline sebenarnya kami bisa selesai hari ini, tapi semoga cuacanya bersahabat. Jika tidak, tanggal 10 Maret pun, kami masih jauh dari tenggat waktu yang ditetapkan. Jadi secara prosedur semua aman," dia mempertegas.

Cahyadi kian percaya diri, setelah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Men PUPR) Basuki Hadimuljono datang langsung ke Mandalika untuk memastikan pengerjaan sesuai dengan rencana.

"Saya sangat percaya dengan Bapak Bas (Basuki Hadimuljono) dan Kementerian PU PR. Selama ini, tanpa mereka kami akan sulit men-delivered segala sesuatunya. Alhamdullilah kemarin beliau datang dan semua akan selesai tepat waktu," tuturnya.

"Sebab, dengan sesuai jadwal kami bisa antisipasi debu, kotoran, itu bisa tereliminasi dengan persiapan tersebut. Tapi jika mepet-mepet, itu yang bahaya buat kami. Makanya yang bisa kami lakukan adalah menyelesaikannya tepat waktu," dia menambahkan.

"Sejauh ini, kami dengan para konsultan, dibantu oleh Dorna dan FIM, juga sudah mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Itu yang menjadi acuan kami untuk merawat sirkuit ini ke depannya," kata dia menambahkan.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT