MotoGP Amerika Serikat: P7 Paling Penting bagi Quartararo

Okdwitya Karina Sari - Sport
Senin, 11 Apr 2022 15:30 WIB
Fabio Quartararo (20), of France, passes Remy Gardner (87), of Australia, on a turn during an open practice session for the MotoGP Grand Prix of the Americas motorcycle race at the Circuit of the Americas, Saturday, April 9, 2022, in Austin, Texas. (AP Photo/Eric Gay)
Fabio Quartararo cuma finis ketujuh di MotoGP Amerika Serikat 2022. (Foto: AP/Eric Gay)
Austin -

Fabio Quartararo mengaku sudah pol usai finis ketujuh di MotoGP Amerika Serikat 2022. Quartararo mengungkapkan, itu adalah P7 terpenting untuk dia.

Pada balapan di Circuit of the Americas, Senin (11/4/2022) dinihari WIB, rider Yamaha itu start dari di baris kedua di belakang Johann Zarco dan Enea Bastianini. Quartararo sempat membaik dengan menempati posisi kelima tapi menghabiskan sebagian besar balapan di posisi kedelapan.

Juara dunia MotoGP 2021 itu sempat bertarung dengan Marc Marquez tapi akhirnya harus puas finis ketujuh setelah menyelesaikan balapan sepanjang 20 putaran. Dengan hasil ini berarti Quartararo bahkan gagal menembus lima besar di tiga dari empat balapan pertama.

Fabio Quartararo memang tidak puas dengan hasilnya di MotoGP Amerika Serikat 2022. Namun, Quartararo puas dengan usaha yang dia perlihatkan.

"Hari ini begitulah. Aku selalu memberikan 100 persen. Sayangnya, itulah hasil terbaik yang bisa kudapatkan pada hari ini," ungkap Quartararo dikutip Speedweek.

"Aku sudah mengerahkan segalanya pada hari ini dan terus terang, sekalipun hanya P7, itu adalah finis ketujuh paling penting untukku. Aku bahkan bisa mengatakan bahwa aku gembira, bukan dengan hasilnya sih tapi dengan balapan yang kuperlihatkan. Aku berjuang seolah-olah untuk menang."

Usaha Quartararo memburu kemenangan pertamanya di MotoGP 2022 berlanjut dengan double header di Portimao dan Jerez. Pada edisi tahun lalu, Quartararo sukses menjadi juara di balapan pertama di Portugal, lalu retired di balapan kedua akibat kecelakaan.

Sementara itu Quartararo tidak memiliki rekor meyakinkan di Jerez. Meski sekali juara pada 2021, rider Prancis tersebut gagal mendulang poin usai retired di 2019 dan hanya finis ke-13 pada tahun lalu.

"Di Portimao itu semuanya tentang akselerasi. Di balapan kedua pada tahun lalu aku tidak mampu menyalip Jorge Martin, tapi di Jerez akan menjadi kesempatan yang sangat baik untuk kami yang tidak bisa dilewatkan," lugas Quartararo.

(rin/krs)