Francesco Bagnaia: Kenapa Saya Jatuh Melulu Ya?

ADVERTISEMENT

Francesco Bagnaia: Kenapa Saya Jatuh Melulu Ya?

Afif Farhan - Sport
Jumat, 24 Jun 2022 14:15 WIB
HOHENSTEIN-ERNSTTHAL, GERMANY - JUNE 19: Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team after his crash at turn one during the race of the MotoGP Liqui Moly Motorrad Grand Prix Deutschland at Sachsenring Circuit on June 19, 2022 in Hohenstein-Ernstthal, Germany. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Francesco Bagnaia: Kenapa Saya Jatuh Melulu Ya? (Getty Images)
Jakarta -

Francesco Bagnaia apes betul, sudah tiga kali jatuh di MotoGP 2022. Rider Ducati itu bingung dan bertanya-tanya ke diri sendiri, kenapa jatuh mulu ya?

Terakhir, Francesco Bagnaia jatuh di MotoGP Jerman pada akhir pekan lalu, Minggu (19/6). Padahal baru empat lap, Pecco yang bersaing di garis depan kontra Fabio Quartararo jadinya harus akhiri balapan lebih cepat.

BARCELONA, SPAIN - JUNE 5: Francesco 'Pecco' Bagnaia of Italy crashes during the Moto GP of Catalunya at Circuit de Barcelona-Catalunya on June 5, 2022 in Barcelona, Spain. (Photo by Joan Cros Garcia - Corbis/Corbis via Getty Images)Francesco Bagnaia sudah tiga kali jatuh di MotoGP 2022 (Foto: Corbis via Getty Images/Joan Cros Garcia - Corbis)

Dilansir dari Crash, Francesco Bagnaia pun kebingungan. Mengapa dirinya jatuh terus, jatuh terus?

"Yang pasti kalau saya terjatuh, itu karena saya bikin kesalahan. Tetapi situasinya kemarin, sulit dipahami mengapa saya sampai terjatuh," ujarnya.

"Saya marah karena tidak ada yang bisa menjelaskannya. Saya nggak tahu sebabnya, saya nggak paham salahnya di mana," cetus pebalap asal Italia itu.

Francesco Bagnaia melanjutkan, dirinya lakukan balapan dengan sangat hati-hati. Semuanya diperhitungkan, tapi ya lagi-lagi, kok bisa jatuh?

"Sudut kemiringan saya sama, kecepatan saya sama, saya lebih banyak berbelok untuk keluar, jadi kecil kemungkinan untuk jatuh," ungkapnya.

"Semuanya sulit untuk dipahami," tutupnya.

Francesco Bagnaia sementara duduk di peringkat keenam klasemen MotoGP 2022 dengan 81 poin. Dia tertinggal cukup jauh dari Fabio Quartararo di puncak klasemen (172 poin).

(aff/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT