ADVERTISEMENT

Honda Petik Buah Pahit Cuma Fokus ke Satu Pebalap

Lucas Aditya - Sport
Jumat, 15 Jul 2022 13:15 WIB
LOMBOK, INDONESIA - FEBRUARY 10: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team and Pol Espargaro of Spain and Repsol Honda Team ride scooters around the circuit during the MotoGP Pre-Season IRTA-Test at Mandalika International Street Circuit on February 10, 2022 in Lombok, Indonesia. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Cuma mengandalkan Marc Marquez, Honda menyesal kesulitan musim ini. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Honda sedang kesulitan di MotoGP 2022. Pabrikan Jepang itu mengaku sedang kesulitan karena cuma mengandalkan satu pebalap.

Sejauh 11 race MotoGP 2022 berjalan, belum ada rider Honda yang menjadi juara. Pol Espargaro menjadi satu-satunya pebalap Honda yang berhasil meraih podium.

Pol Espargaro finis ketiga di MotoGP Qatar. Setelah itu, tak ada pebalap Honda lagi yang bisa menembus tiga besar.

Marc Marquez masih menjadi pebalap terbaik Honda sejauh ini. Baby Alien menempati posisi ke-13 dengan raihan 60 poin.

Bos Repsol Honda, Alberto Puig, mengakui bahwa timnya memang melakukan kesalahan dengan hanya mengembangkan motor untuk Marc Marquez. Tapi, strategi itu sudah membuktikan hasil bagus gelar juara dunia beruntun dari 2013 sampai 2019.

"Dalam sejarah balapan, kami selalu fokus pada satu pebalap. Sekarang, mungkin untuk pertama kalinya, kami berlari ke masalah dengan sistem ini. Beberapa pabrikan lainnya belum memimpin sesering Honda," kata Puig di Speedweek.

"Ya, Ducati membuat motor yang sangat baik. Itu pasti, karena di trek motor ini yang membuat impresi bagus. Kami sudah ada di situasi ini di Honda selama bertahun-tahun," kata dia menambahkan.

MotoGP akan lanjut lagi pada 7 Agustus 2022. Race di MotoGP Inggris yang akan menjadi sajiannya.

(cas/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT