MotoGP 2022: Bagnaia Abaikan Saran Rossi untuk Raih Kemenangan

ADVERTISEMENT

MotoGP 2022: Bagnaia Abaikan Saran Rossi untuk Raih Kemenangan

Adhi Prasetya - Sport
Senin, 22 Agu 2022 20:20 WIB
Valentino Rossi and Francesco Bagnaia (63) of Italy and Ducati Lenovo Team Ducati on the red carpet before during the FIM MotoGP Awards Ceremony at Fira de Valencia on November 14, 2021 in Valencia, Spain.  (Photo by Jose Breton/Pics Action/NurPhoto via Getty Images)
Francesco Bagnaia dan Valentino Rossi. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Spielberg -

Francesco Bagnaia meraih kemenangan kelima di musim 2022 usai finis terdepan di MotoGP Austria. Hasil ini rupanya diraih dengan mengabaikan saran mentornya selama ini, Valentino Rossi.

Sebagai jebolan akademi VR46, wajar bila Bagnaia seringkali meminta saran kepada Rossi yang jauh lebih berpengalaman dan telah menjadi juara dunia di kelas MotoGP. Hal itu kembali dilakukan Bagnaia jelang MotoGP Austria akhir pekan lalu.

Rider Ducati meminta pendapat Rossi soal ban depan apa yang sebaiknya ia pakai di Red Bull Ring. The Doctor menyarankan Bagnaia agar tidak memakai ban soft untuk menjaga ketahanan selama 28 putaran.

Namun rupanya Bagnaia memakai ban tersebut saat balapan. Pilihan serupa diambil rekan setim Bagnaia, Jack Miller. Sementara Fabio Quartararo diketahui menggunakan tipe hard untuk ban depan.

Dengan ban depan soft, Bagnaia mampu melesat ke urutan terdepan sejak awal dan menjaga posisinya hingga finis. Namun nasib berbeda dialami Miller, yang ban depannya tergerus lebih cepat dan kemudian disalip Quartararo.

Bagnaia pada akhirnya menang meski hanya unggul kurang dari setengah detik atas Quartararo yang ada di posisi dua dan sempat berada di posisi enam. Andai balapan masih tersisa satu lap, tak tertutup kemungkinan Bagnaia akan disalip Quartararo.

Meski begitu, perjudian Bagnaia berhasil. Ia terus memangkas jarak dengan Quartararo dan kini hanya terpaut 44 poin dengan tujuh balapan tersisa.

"Saya bicara dengan Vale [Rossi] dan Casey [Stoner] akhir pekan ini. Dengan Vale, dia seperti mentor saya dan dia selalu memberi saran soal ban. Dia bilang ke saya jangan pilih tipe soft untuk ban depan karena balapannya akan lama, tapi saya pilih itu," ujar Bagnaia, dikutip Crash.

"Sesudah ini saya yakin dia akan bilang sesuatu kepada saya (lalu tertawa). Lalu soal Casey, pada Jumat lalu dia membantu saya memahami beberapa situasi dengan lebih baik karena dia bisa merasakan sesuatu dari pengalamannya membalap di sini menggunakan Ducati atau menonton lewat televisi. Dia memberikan komentar soal pengalamannya."

LAGOA, ALGARVE, PORTUGAL - NOVEMBER 06: (L-R)  Jack Miller of Australia and Ducati Lenovo Team, Casey Stoner of Australia) and Francesco Bagnaia of Italy and Ducati Lenovo Team celebrate at the end of the MotoGP qualifying practice during the MotoGP Of Portugal - Qualifying on November 06, 2021 in Lagoa, Algarve, Faro. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Stoner (tengah, tidak berjaket merah) dimintai pendapatnya oleh Bagnaia jelang MotoGP Austria 2022. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

"Saya mencoba mencari tahu apakah saya bisa mengambil sesuatu dari pengalamannya," jelas Bagnaia.

Lihat juga Video: Assen Menguning, Murid Rossi 'Berpesta' di MotoGP Belanda

[Gambas:Video 20detik]




(adp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT