Eks Rival Rossi: Marc Marquez Rider Terkuat dalam Sejarah MotoGP

ADVERTISEMENT

Eks Rival Rossi: Marc Marquez Rider Terkuat dalam Sejarah MotoGP

Okdwitya Karina Sari - Sport
Minggu, 08 Jan 2023 07:03 WIB
KUALA LUMPUR, MALAYSIA - OCTOBER 22: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team at parc ferme after his front row result during the qualifying session of the MotoGP PETRONAS Grand Prix of Malaysia at Sepang Circuit on October 22, 2022 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Marc Marquez disebut sebagai rider tertangguh dalam sejarah MotoGP. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Eks rider MotoGP Sete Gibernau tak ragu menunjuk Marc Marquez sebagai rider tertangguh dalam sejarah kejuaraan ini. Gibernau antusias menantikan kiprah Marquez di musim depan.

Marquez tidak bisa dipungkiri menjadi fenomena baru MotoGP setelah Valentino Rossi. Menandai debutnya pada 2013, rider Honda itu langsung merebut titel juara dunia lalu mendominasi dengan memenangi lima dari enam musim berikutnya.

Marquez bahkan nyaris sempurna saat memenangi gelar juara dunia MotoGP terakhirnya di 2019. Si Bayi Alien meraup 12 kemenangan dari 19 balapan, dan tidak pernah finis di luar dua besar dalam 18 balapan yang berhasil diselesaikan. Pada prosesnya, Marquez mengemas 420 poin di klasemen akhir, yang menjadi rekor.

Perdebatan tentang siapa pebalap tertangguh di MotoGP menjadi tidak terelakkan. Namun, Gibernau yakin, Marquez layak mendapatkan predikat itu.

"Jika saya harus memilih sebuah nama saya masih akan menjawab Marquez," cetus dua kali runner-up MotoGP itu kepada La Gazzetta dello Sport. "Dari sudut pandang saya, dia itu seorang pahlawan, rider terkuat dalam sejarah."

Marc Marquez kini terpuruk setelah bergulat dengan cedera lengan dan pengelihatan ganda. Ironisnya, Marquez masih menjadi pebalap Honda terbaik dalam dua musim terakhir meski tidak menjalani musim penuh. Pebalap berusia 29 tahun itu akan menghadapi MotoGP 2023 dengan berbeda, sekaligus menentukan masa depannya.

"Saya penasaran melihat bagaimana dia akan menghadapi musuh barunya, yaitu aspek psikologis, kemampuan mengelola kesulitan," lanjut pria Spanyol berusia 50 tahun itu.

"Marc itu sedang dalam momen yang belum pernah terjadi pada dia sebelumnya. Dia tidak pernah berada di dalam posisi seperti ini. Dia akan harus mengatasi pikiran-pikiran yang akan membuat dia beraksi berbeda daripada biasanya. Namun, saya kira Marc masih memiliki beberapa musim di level tinggi di depan."

"Jika segalanya berjalan baik, hal barunya adalah adanya Marquez di puncak dari awal Kejuaraan Dunia sekalipun hal itu akan sangat bergantung pada Honda," simpul Gibernau.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT