Motegi Bukan Penentu

Jelang MotoGP Jepang

Motegi Bukan Penentu

- Sport
Kamis, 21 Sep 2006 15:46 WIB
Motegi Bukan Penentu
Jakarta - Kecuali pada musim pertamanya di kelas tertinggi seri Grand Prix, baru kali ini Valentino Rossi menghadapi kompetisi yang ketat. Masihkah musim ini menjadi milik The Doctor?Sampai seri ke-14 di Australia pekan lalu Rossi memang masih tercatat sebagai pembalap yang paling sering tampil sebagai juara. Sudah lima kali ia naik podium teratas. Namun di klasemen sementara ia tidak berada di puncak. Adalah Nicky Hayden yang membawahkan dirinya dengan keunggulan 21 poin, meskipun rider Amerika Serikat itu baru mengantongi dua kemenangan.Ini adalah kali pertama sejak 2001 di mana Rossi tidak berada di urutan teratas klasemen sampai lewat setengah musim. Kecuali di musim 2000 -- debutnya di kelas 500cc dan finis sebagai runner up, Rossi selalu dominan atas lawan-lawannya.Pembalap tim Camel Yamaha ini kehilangan banyak poin karena beberapa kali gagal finis, baik karena masalah teknis maupun mengalami insiden. Itu pula yang mengakibatkan rival-rivalnya memperoleh kesempatan untuk terus menabung angka. Akhir pekan ini pertarungan Rossi dan Hayden -- juga Marco Melandri, Dani Pedrosa dan Loris Capirossi -- berlanjut di Motegi, Jepang, sebelum kembali ke Eropa untuk merampungkan sisa seri di Portugal dan Valencia.Motegi diakui Rossi bukan sirkuit idamannya. Musim lalu ia bahkan terjengkang di lap 13 karena bertabrakan dengan Melandri. Sejak sirkuit ini dimasukkan kalendar di tahun 1999, empat kali Rossi harus puas dengan hasil runner up. Satu-satunya kemenangan yang ia peroleh tercatat di musim pertamanya menjadi juara di di kelas 500cc (2001), saat masih menunggangi Honda."Jujur, aku tidak terlalu menyukai trek ini. Sebelum-sebelumnya saya tak punya catatan yang sangat bagus di sini. Tapi kami akan berusaha sebaik mungkin. Selisih 21 poin masih banyak, tapi bukan tidak mungkin," ungkap Rossi, yang tengah mengincar titel keenamnya berturut-turut.Walau belum "sehati" dengan Motegi, Rossi masih bisa berharap menorehkan hasil yang lebih baik ketimbang Hayden karena andalan tim Repsol Honda itupun tak punya rekor mentereng di tempat yang sama. Capaian terbaiknya hanya podium nomor tiga di tahun 2003. Namun Hayden punya motivasi yang bisa mengangkat morilnya. "Ini balapan kandang Honda. Akan menyenangkan kalau bisa membuat fans Honda bergembira-ria di sini," tukas pemenang di Assen (Belanda) dan Laguna Seca (AS) itu.Selain Rossi (204 poin) dan Hayden (225), perebutan titel juara juga masih berlaku buat Melandri (193), Pedrosa (193) dan Capirossi (180). Melandri pekan lalu berjaya di trek licin di Phillip Island dan merengkuh kemenangan ketiganya di musim ini.Sementara Pedrosa mengalami nasib buruk pada penampilan terakhirnya di Australia karena tercecer ke posisi 15. Tapi performa pemuda Spanyol ini di Malaysia tidak bisa dilupakan karena mampu meraih podium meskipun dalam kondisi cedera. Capirossi pun tetap layak diperhitungkan, terutama karena belakangan Ducati-nya cenderung membaik, lebih-lebih dalam hal kecepatan. Yang jelas, balapan di Motegi tidak akan mengakhiri kompetisi. Kemungkinan besar peraih gelar juara baru ditemukan di seri terakhir di Valencia pada 29 Oktober mendatang.Foto: Valentino Rossi (kiri) dan Nicky Hayden bersaing ketat memperebutkan titel juara musim ini. (AFP/William West) (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads