Antiklimaks Buat Pesaing Rossi

Antiklimaks Buat Pesaing Rossi

- Sport
Senin, 16 Okt 2006 01:49 WIB
Antiklimaks Buat Pesaing Rossi
Estoril - Valentino Rossi kini berada di atas angin untuk menjadi juara setelah empat pesaingnya, terutama sekali Nicky Hayden, mengalami antiklimaks pada balapan di Portugal.Rossi memang hanya menempati urutan kedua dalam lomba seri ke-15 di sirkuit Estoril, Minggu (15/10/2006), setelah dikalahkan pembalap tim Fortuna Honda, Toni Elias, di penghujung pertarungan. Namun itu sudah cukup untuk mengantrol posisinya ke puncak klasemen sementara.The Doctor kini unggul delapan poin dari Hayden, tapi takkan mungkin terkejar oleh Marco Melandri, Loris Capirossi, dan Dani Pedrosa dengan satu seri tersisa di Valencia dua pekan mendatang.Ketiga pembalap yang disebutkan terakhir praktis telah kehilangan kesempatan mencuri titel juara. Menang di Spanyol pun -- termasuk apabila Rossi gagal finis -- tidak akan menjadikan perolehan nilai mereka melebihi capaian sang juara bertahan.Melandri masih tergolong lumayan bisa memungut delapan poin di Estoril setelah mengalami nasib sial pada saat mengikuti free practice II hari Jumat. Cedera lutut yang menyambangi dirinya gara-gara terjatuh membuat rider Fortuna Honda ini bertarung tidak dalam kondisi prima.Capirossi juga tampil mengecewakan. Pembalap andalan Ducati ini tercecer di urutan ke-13 lantaran ban motornya bermasalah, mengalami degradasi yang cukup serius. Alhasil pembalap berjulukan "Capirex" ini kehilangan kecepatannya.Antiklimaks paling mengecewakan buat Honda tentu saja menyangkut Pedrosa. Sudahpun mematikan kansnya sendiri, rookie asal Spanyol itu juga membuang banyak peluang rekan setimnya, Hayden, untuk bersaing melawan Rossi.Bermaksud mendahului Hayden di lap-lap awal, ban depan tunggangan Pedrosa agak selip. Ia pun tak kuasa mempertahankan keseimbangannya dan terjatuh. Sial, motornya yang terlempar menyentuh pula kendaraan Hayden. Alhasil pembalap AS itu juga tergulir mencium aspal.Dari sini saja Rossi sudah bisa bermain aman karena Pedrosa dan Hayden sudah out, sedangkan Melandri harus pula melawan rasa nyeri di bagian lututnya. Hal tersebut diakui Rossi, walaupun sempat "tergoda" untuk meladeni Elias habis-habisan."Hari ini Toni bertarung seperti setan. Aku ingin sekali meladeni dia. Tapi aku memutuskan untuk selalu bertahan dalam bagian yang bagus dan mencoba tidak mengambil risiko terlalu banyak demi situasi poin," ungkapnya usai pertandingan."Pertama kali aku di belakang Toni, dia mengerem sangat dalam dan melebar. Aku juga ikut melebar. Mungkin saat itulah aku berpikir posisi kedua tidak apa-apa. Selamat buat Toni."Dengan situasi saat ini, sekali lagi, perebutan titel juara tinggal berlaku buat Rossi dan Hayden. Dengan hanya selisih delapan poin, pertarungan di Valencia dipastikan sangat seru buat kedua pembalap dan ... tim. Setelah Melandri dan Pedrosa tereliminasi, inilah saatnya buat Honda memprioritaskan Hayden. Antiklimaks tidak boleh terjadi lagi buat mereka, atau Yamaha dan Rossi-nya akan kembali membungkam pembalap-pembalap hebat mereka. (a2s/ian)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads