Pedrosa: Maafkan Saya
Senin, 16 Okt 2006 06:01 WIB
Estoril - Sudah sepantasnya jika Dani Pedrosa meminta maaf karena aksi kamikaze-nya pada Nicky Hayden. Rookie Repsol Honda inipun berencana menebus kesalahannya di Valencia.Seperti diberitakan sebelumnya Pedrosa malah menjadi batu ganjalan Hayden untuk menjadi juara di Estoril sekaligus mempertahankan selisih poin dengan Valentino Rossi di klasemen MotoGP 2006. Secara mengejutkan Pedrosa menabrak Hayden dari belakang yang membuat kedua rider Repsol Honda ini pensiun dini dari Estoril.Aksi tersebut tak ayal membuat Hayden bak kebakaran jenggot. Karena merasa bertanggung jawab atas hilangnya peluang Hayden dan kekecewaan pendukung Hayden, Pedrosa pun berharap semua pihak memaafkannya."Apa lagi yang bisa saya katakan? Saya membuat kesalahan dan saya sungguh menyesal. Menabrak pembalap lain seperti ini merupakan yang pertama kali saya lakukan selama karir saya. Semua itu terjadi di momen yang sangat buruk," sesal Pedrosa seperti dikutip Moto-Live, Senin (16/10/2006)."Pastinya saya sangat tidak senang karenanya dan begitu juga Nicky. Saya hanya ingin meminta maaf karena kesalahan ini. Saya sudah meminta maaf pada Nicky dan saya bisa mengerti mengapa ia begitu marah. Saya berharap bisa menggantinya," tutur Pedrosa lagi.Urusan bayar membayar kesalahan, Pedrosa bisa melakukannya di balapan berikutnya. Hayden berharap rekan setimnya itu bisa membantunya meraih titel juara dunia, bukan dengan aksi kamikaze lagi tentunya melainkan dengan menembus finis satu dua di Valencia.Sayangnya keinginan Hayden sepertinya akan sulit terwujud. Pasalnya Pedrosa mengalami cedera yang cukup mengganggu pada kelingkingnya untuk balapan di Valencia dua minggu lagi. Meski demikian Pedrosa yakin bisa membayar kesalahannya itu di seri terakhir MotoGP 2006."Kelingking saya mengalami keretakan tapi kami memiliki waktu untuk sembuh guna berlaga di Valencia," tukas Pedrosa.Tidak seperti di seri Portugal, peluang Pedrosa menjadi juara dunia sudah tertutup untuk laga di Valencia. Satu-satunya kesempatan yang cukup terbuka adalah milik Hayden karena perolehan poin dengan Rossi yang cukup dekat. Membantu Hayden memang menjadi satu-satunya target yang paling realistis bagi Pedrosa, sekaligus membayar 'hutang' di Estoril tentunya. (ian/key)











































