Honda Akui Bikin Kesalahan
Jumat, 11 Mei 2007 06:56 WIB
London - Hasil tim Honda yang belum signifikan bukan seluruhnya kesalahan pembalap. Pabrikan Jepang itu mengakui membuat kesalahan memasang target rendah di musim pertama dengan mesin 800cc.Honda sedang kesulitan dengan kecepatannya. Bahkan juara dunia Nicky Hayden pun mengalami kendala untuk mempertahankan gelarnya. Managing Director HRC (Honda Racing Corporation), Satoru Horiike pun mengakui ada kesalahan sejak awal pada mesin baru RC212V."Kami harus mengakui bahwa kami telah salah dalam menetapkan sasaran kami. Motor kami membutuhkan mesin yang lebih kuat. Batasan kami lakukan untuk tahun pertama 800cc tidaklah tepat," ungkap Horiike seperti dilansir Auto Sport. "Sempat terpikir bahwa 800cc butuhkan waktu untuk dapat mengalahkan 990cc, namun mereka (tim lain) dapat melakukannya dengan cepat. Sedangkan motor kami tak berada di level seharusnya pada musim ini. Kami menunjukkan perbaikan kecepatan, tapi itu tak cukup," ujarnya Horiike pun memuji Ducati yang sangat mendominasi dengan pembalapnya Casey Stoner di awal musim ini. "Ducati telah melakukan pekerjaannya sangat baik. Motor mereka lebih cepat dari kami, dan performa mereka lebih besar," tukasnya.Hayden hingga saat ini memang masih belum merasa nyaman dengan tungangan barunya dibanding Dani Pedrosa. Horiike pun mengakui bahwa timnya sedang bekerja keras dengan pembalap Amerika Serikat ini untuk dapat meraih hasil memuaskan."Nicky sedang berusaha keras untuk dapat menyesuaikan diri dengan motornya. Dia mencoba untuk merubah gaya membalapnya. Bagi dia motor ini lebih sulit daripada untuk Pedrosa, namun kami mencoba untuk mendapatkan apa yang dibutuhkannya," kata Horiike. (key/din)











































