'Terlalu Dini Jagokan Stoner'

'Terlalu Dini Jagokan Stoner'

- Sport
Senin, 21 Mei 2007 18:30 WIB
Terlalu Dini Jagokan Stoner
Le Mans - Walaupun tidak menjuarai MotoGP Prancis, Casey Stoner terus memperlebar selisih jarak dengan Valentino Rossi. Namun Ducati mengatakan bahwa terlalu dini menjagokan Stoner.Di sirkuit Le Mans, Minggu (21/5/2007) lalu, Stoner urung menjadi juara setelah dipecundangi Chris Vermeulen dan Marco Melandri. Namun podium ketiga tidak terlalu merugikannya, mengingat Rossi "hanya" mampu finis keenam. Dari lima seri yang telah berlangsung pembalap asal Australia tersebut telah mengoleksi 102 poin. Kini, selisih poinnya dengan Rossi, yang ada di peringkat kedua, pun melebar menjadi 21 poin. Namun, masih ada 13 seri sebelum musim balap 2007 berakhir. Hal tersebut yang membuat Livio Suppo mengatakan terlalu dini menjagokan Stoner menjadi juara dunia. "Pada titik ini keunggulan 21 poin bukanlah sesuatu yang terlalu kami pikirkan. Valentino adalah pembalap yang sangat kuat yang dibuktikan dengan gelar juara dunia lima kali berturut-turut. Tahun lalu dia tidak menang hanya karena tak beruntung," sebut bos Ducati itu seperti dikutip Autosport. Walau belum berani menjagokan pembalapnya sendiri, Suppo meyakini bahwa Stoner memiliki modal yang sangat baik untuk meraih juara. Itu adalah kualitas mentalnya. "Pada saat ini Casey telah mendemonstrasikan bahwa dia mampu mengatasi tekanan. Dia menghadapi tiap balapan dengan ketenangan luar biasa," tukas Suppo. Namun ditambah dengan primanya tunggangan Stoner dan cocoknya ban Bridgestone dengan Ducati, bukan tidak mungkin Stoner jadi penantang serius. "Musim ini masih sangat panjang, jadi mari kita nikmati ini. Casey sedang berada dalam kondisi yang sangat prima. Motor pun sedang dalam kondisi yang sangat baik, demikian pula ban. Tapi kualitasnya jelas membantu," tutup Suppo. (mel/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads