Hati-hati Deja Vu, Stoner

Jelang MotoGP Jerman

Hati-hati Deja Vu, Stoner

- Sport
Rabu, 11 Jul 2007 07:23 WIB
Hati-hati Deja Vu, Stoner
Sachsenring - Pengalaman pahit dialami Casey Stoner di GP Jerman musim lalu. Meski tahun ini performanya lebih meyakinkan, namun Sachsenring bisa memunculkan deja vu buat Stoner.Keunggulan 21 poin dengan delapan balapan tersisa delapan seri jelas bukan posisi yang aman. Sayangnya dalam kondisi demikian peluang Stoner untuk melebarkan jarak dengan Valentino Rossi saat balapan berlanjut di Jerman diprediksi bakal sulit.Karakter sirkuit yang merupakan salah satu yang paling lambat dari seluruh seri yang digelar musim ini menjadi alasan kalau perjuangan Stoner akhir pekan ini takkan mudah. Tipe trek seperti ini lebih memihak Valentino Rossi yang Yamaha-nya tak sekencang Ducati, dan apa yang terjadi di Assen dua pekan lalu sangat mungkin terulang."Sachsenring sirkuit yang berbeda, tempatnya cukup sempit dan lintasan lurusnya tak terlalu panjang. Kami selalu melewati itu dengan sangat baik," sahut bos Ducati, Livio Suppo beberapa hari lalu.Suppo boleh saja berusaha optimis. Tapi ia juga harus ingat kalau tahun lalu Stoner malah gagal berlomba setelah mengalami kecelakaan saat melakukan lap pemanasan -- meski saat itu masih mengendarai Honda."Saya mendapat podium pertama saya di sini, trek ini menyenangkan buat motor 125 cc tapi sulit melakukannya saat beralih ke motor MotoGP," ujar Stoner di TheAge, Rabu (11/7/2007)."Di setiap balapan kami selalu belajar hal baru soal set up motor, terutama jika membalap di sirkuit yang punya karakter berbeda. Ducati dan Bridgestones bekerja luar biasa di setiap sirkuit. Jadi saat tiba di Jerman saya hanya ingin berkonsentrasi," lanjut pembalap 21 tahun itu.Kemungkinan Stoner gagal menyelesaikan balapan sperti tahun lalu mungkin kecil peluangnya untuk terjadi mengingat ia selalu finis di sembilan seri sebelumnya. Tapi deja vu yang mungkin dialami Stoner adalah kembali berada di belakang Rossi.Karakter sirkuit yang lambat plus lintasan yang cuma memiliki panjang 3,671 km menjanjikan pertarungan sengit buat semua pembalap. Hasil yang terjadi musim lalu saat empat pembalap terdepan hanya terpaut 0,307 detik memberi gambaran betapa balapan nanti bakal berjalan sengit. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads