Lorenzo, Antara Senang dan Menahan Diri
Jumat, 27 Jul 2007 00:43 WIB
Madrid - Siapapun pasti bahagia jika bergabung dengan tim MotoGP, termasuk didalamnya Jorge Lorenzo. Namun juara 250 cc ini tak ingin terlalu berlebihan menunjukkan perasaannya itu.Seperti diketahui, Jorge Lorenzo secara resmi diikat tim Yamaha untuk dua musim kompetisi. Namun dimana pembalap Spanyol itu bernaung masih belum menemui kejelasan, apakah diduetkan dengan Valentino Rossi dan Colin Edwards, atau masuk dalam tim baru Yamaha.Terlepas dari itu semua, Lorenzo menyambut antusias kesepakatan dengan Yamaha ini. Rider berusia 20 tahun tersebut menyatakan sedang mengalami deja vu dari mimpinya."Menjadi pembalap MotoGP dan bergabung dengan Yamaha, tim paling tangguh dan sukses di dunia, adalah sebuah hal terpenting yang pernah terjadi dalam hidup saya. Bergabung dengan Yamaha layaknya adalah mimpi yang terwujud," tegas Lorenzo dalam situs resminya, seperti dikutip Autosport, Jumat (27/7/2007).Namun Lorenzo sadar masih ada perasaan yang harus dihargai, yaitu kubu Piaggio Group dan tim Aprilla. Karena itulah Lorenzo tak ingin terlalu meluapkan perasaannya mengingat pihak Piaggio dan tim Aprilla memiliki jasa besar untuknya hingga mencapai tahap seperti ini."Saya tidak akan pernah melupakan bahwa dibelakang proyek Piaggio selalu ada seseorang yang penting bagi saya dan juga manajer saya Giampiero Sacchi, yang telah mempercayai saya sejak masih hijau," ujar Lorenzo lagi."Dalam beberapa hal, saya tidak akan menunjukkan perasaan senang saya terlalu berlebihan karena saya adalah olahragawan profesional dan hingga musim berakhir saya akan tetap membalap dibawah bendera Piaggio Group," pungkasnya. (ian/key)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
