Momen Red Flag Krusial di Balik Podium Veda Ega di Moto3 Brasil 2026

Momen Red Flag Krusial di Balik Podium Veda Ega di Moto3 Brasil 2026

Kris FW - Sport
Senin, 23 Mar 2026 18:10 WIB
GOIANIA, BRAZIL - MARCH 20: Veda Pratama of Indonesia rides the Honda Team Asia Moto3 bike (09) during free practice ahead of the MotoGP of Brazil at Autodromo Internacional de Goiania - Ayrton Senna on March 20, 2026 in Goiania, Brazil. (Photo by Go
Laju Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026. Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images
Jakarta -

Rider Indonesia Veda Ega Pratama sukses finis ketiga di Moto3 Brasil 2026. Hal itu tidak lepas dari momen red flag yang sukses ia maksimalkan untuk naik podium bersejarah.

Dalam balapan Moto3 Brasil di AutΓ³dromo Internacional Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026) malam WIB, pebalap 17 tahun itu sempat terlempar hingga posisi 10 walaupun start dari posisi keempat.

Namun, balapan lantas diwarnai red flag atau dihentikan pada putaran 14 setelah Scott Ogden terjatuh dan motornya harus dievakuasi. Karena belum mencapai 2/3 balapan, maka balapan akan dilanjutkan dengan lima putaran tersisa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di lima putaran tersisa itulah Veda unjuk kemampuan. Pebalap asal Wonosari tersebut melesat ke depan, melewati satu per satu lawannya, hingga di putaran terakhir menyalip Alvaro Carpe untuk merebut posisi ketiga.

ADVERTISEMENT

"Ya, syukur alhamdulillah tentunya saya sangat bangga dan juga sangat senang karena di balapan kedua saya di Grand Prix ini saya bisa mendapatkan posisi ketiga," katanya usai balapan.

"Dan ya, tentunya tanpa kalian semua yang mendukung dari Indonesia dan semuanya yang sudah mendukung saya, saya tidak akan, tidak bisa sampai sini. Tapi ya, ya terima kasih banyak yang sudah men-support saya dan juga mendukung saya."

Momen Red Flag dan Strategi Ban

Veda Ega menyebut, sebelum red flag dalam balapan ketat itu dirinya sempat kesulitan dalam manajemen ban. Momen red flag bikin dirinya dapat ban baru, yang dimaksimalkannya untuk gaspol di sisa race sampai akhirnya finis ketiga.

"Setelah saya mengetahui saya mempunyai ban baru, saya mencoba untuk nge-push di setiap lapnya karena juga race-nya hanya 5 lap jadi ya saya mencoba untuk ke depan," ujarnya.

"Dan ya, alhamdulillah saya bisa finis ketiga dan tentunya senang sekali tadi di trek lurus saya teriak, mungkin nggak kelihatan dari TV tapi saya, saya sangat-sangat senang. Terima kasih semuanya yang sudah mendukung saya," tuturnya.

Hasil ini menjadikan Veda Ega sebagai orang Indonesia pertama yang naik podium Grand Prix. Rider debutan tersebut juga melanjutkan penampilan gemilangnya, setelah finis kelima di Moto3 Thailand lalu.

(krs/rin)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads