Veda Ega Pratama bikin sejarah dengan mampu finis ketiga di Moto3 Brasil. Sebuah podium yang tak pernah disangka-sangka bisa ia raih.
Moto3 Brasil menjadi panggung Veda Ega membuktikan kelasnya. Rider Honda Team Asia itu mampu melesat dari sesi latihan hingga race utama.
Di Sirkuit Ayrton Senna, Minggu (22/3), Veda Ega akhirnya tampil gaspol. Mengendarai motor NSF250RW, rider kelahiran Gunungkidul itu mampu finis ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mampu finis di bawah Maximo Quiles dan Adrian Fernandez, dengan selisih waktunya cuma +4.315 detik dengan Quiles. Bagi Indonesia, capaian Veda Ega adalah sejarah baru. Untuk kali pertama ada rider Tanah Air finis podium di seri kejuaraan Moto3.
Sementara bagi Veda Ega Pratama, capaian ini juga tak disangka-sangka olehnya. Sebab, kejuaraan baru berjalan dua seri, setelah yang pertama digelar di Thailand.
"Saya bangga bisa meraih hasil ini, ini adalah pencapaian terbesar saya saat ini. Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Indonesia dan atas semua dukungannya! Saya tidak menyangka bisa naik podium secepat ini, tapi sekarang saya tahu saya bisa bersaing dengan grup terdepan, jadi saya ingin lebih," katanya, mengutip situs resmi HRC.
Lebih lanjut, Veda Ega menegaskan memang sudah klik dengan trek sejak pertama datang. Meski baru pertama dilahapnya, ia langsung merasa yakin, terlebih setting-an motornya juga oke.
"Luar biasa! Saya sudah merasa optimis sejak awal akhir pekan ini. Saat tiba di sini dan melakukan survei lintasan, saya langsung menyukai tata letaknya, dan dengan motor ini saya merasa percaya diri sejak awal. Tim telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam penyetelan motor, sehingga semuanya berjalan lancar," ungkapnya.
Dengan hasil di Moto3 Brasil, Veda Ega Pratama berada di peringkat ketiga klasemen Moto3 dengan 27 poin. Ia berada di bawah Maximo Quiles (48) dan Marco Morelli (28).
(yna/krs)











































