Veda Ega Pratama: Dari Pasar Sapi, Kini Raih Podium Moto3

Veda Ega Pratama: Dari Pasar Sapi, Kini Raih Podium Moto3

Lucas Aditya - Sport
Rabu, 25 Mar 2026 12:30 WIB
Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama, berjuang dari 'sirkuit' Pasar Sapi Siyono, kini podium di Moto3. (Foto: Instagram @veda_54)
Jakarta -

Sensasi Veda Ega Pratama di Moto3 terus berlanjut. Pemuda 17 tahun yang dulu berlatih di parkiran pasar sapi itu, kini berhasil menembus podium kejuaraan dunia.

Veda Ega mencuri perhatian dalam dua seri Moto3 2026. Setelah finis di Moto3 Thailand, rider Honda Team Asia itu meraih podium ketiga di Moto3 Brasil.

Perjalanan panjang dijalani oleh Veda Ega untuk sampai ke ajang balap dunia. Berlatih sejak usia balita, empat tahun, pebalap asal Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta, itu kini terus berjuang untuk menembus MotoGP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Veda Ega dari Keluarga Pebalap

Kecintaan Veda Ega pada ajang balap motor muncul sejak anak-anak. Ayahnya, Sudarmono, merupakan pebalap nasional.

Sudarmono turun di beberapa kelas balap motor dalam kariernya. Dia pernah menunggangi motor bebek hingga motorsport 600cc dalam ajang balap kuda besi.

ADVERTISEMENT

Melihat Sudarmono balapan, Veda Ega lantas tertarik pada olahraga balap motor. Sejak usia lima tahun, dia sudah berkenalan dengan motor.

Sudarmono juga mendirikan sebuah sekolah balap dengan nama Mons 54 Private. Selain Veda Ega, M. Diandra Trihardika, juara Kejurnas Motoprix 2025, merupakan murid pertama dari Mons 54 Private.

Pasar Sapi Siyono Kali Pertama Veda Ega Mengaspal

Kendati sudah kenalan dengan motor, Veda Ega tak langsung melibas lintasan aspal. Dia sempat menjajal motokros untuk membentuk mental membalapnya.

Dilansir oleh beberapa sumber, Veda Ega baru menjajal lintasan aspal pada usia delapan tahun. Di Wonosari, infrastruktur balapan belum ada. Alhasil, lapangan parkir Pasar Hewan Siyono, Playen, Gunungkidul, menjadi 'sirkuit' dadakan untuk menempa Veda Ega.

Mons 54 Private setidaknya juga mempunyai dua tempat latihan lain: Sirkuit Boyolali dan kadang juga berlatih di Mijen, Semarang. Tempat latihan itu harus didatangi dengan menempuh perjalanan jauh dari Yogyakarta ke Jawa Tengah.

Viral di media sosial, pernyataan Veda Ega soal tempat latihannya di pasar sapi. "Wah, ternyata saya walaupun latihan di pasar sapi bisa sampai di sini ya," kata Veda Ega yang ramai di media sosial TikTok.

GOIANIA, BRAZIL - MARCH 20: Veda Pratama of Indonesia rides the Honda Team Asia Moto3 bike (09) during free practice ahead of the MotoGP of Brazil at Autodromo Internacional de Goiania - Ayrton Senna on March 20, 2026 in Goiania, Brazil. (Photo by Gold & Goose Photography/Getty Images)Veda Ega Pratama mempunyai karier menjanjikan di Moto3. Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images

Karier Menjanjikan Veda Ega

Kerja keras Veda Ega kini mulai membuahkan hasil. Sejarah tercipta sebagai pebalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang balap dunia.

Podium itu tak didapat Veda Ega dengan usaha yang mudah. Di Moto3 Brasil pada akhir pekan lalu, Veda Ega start dari posisi keempat.

Kesulitan dengan tyre management, Veda Ega sempat melorot hingga posisi ke-10 saat beradu cepat di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania.

Veda Ega seakan dinaungi dewi fortuna dengan dikibarkannya red flag pada lap ke-15. Kecelakaan David Almansa menjadi penyebabnya.

Race dilanjutkan dengan quick start, Veda Ega memulai balapan lagi dari posisi ke-10. Hanya dalam lima lap, Veda Ega memperbaiki tujuh posisi. Momen pebalap didikan Astra Honda menyalip Alvaro Carpe menciptakan sejarah untuk finis ketiga di Moto3 Brasil.

"Indonesia sudah menunggu sangat, sangat lama untuk mempunyai superstar yang bisa mereka dukung. Veda Pratama tampil di layar kaca, di sini, di Brasil. Seorang bintang sudah lahir," kata komentator MotoGP di SpoTV.

"Pratama finis kelima di Buriram, yang menjadi hasil akhir terbaik di Grand Prix pebalap Indonesia, yang menjadi semakin baik dan baik. Siapa tahu apa yang akan terjadi selanjutnya pada Pratama. Veda Pratama orang Indonesia pertama yang meraih podium di kejuaraan dunia hanya dalam Grand Prix keduanya. Salah satu yang pantas diperhatikan di masa depan," katanya menambahkan.

Ucapan syukur diucapkan Veda Ega usai pencapaiannya di Brasil. Tapi, dia tidak lantas berpuas diri.

"Peringkat 3, Alhamdulillah sejarah tercipta di Brasil. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim saya atas kerja kerasnya akhir pekan ini dan kepada semua orang yang selalu mendukung saya. More to come, Obrigado Brasil! Selanjutnya Austin," kata Veda di akun Threads pribadinya.

Moto3 akan langsung berlanjut akhir pekan ini. Balapan Moto3 di Amerika Serikat akan menjadi sajiannya. Mampukah Veda Ega melanjutkan performa apik di Sirkuit Austin?




(cas/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads