MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Mesti Lepaskan Bezzecchi, Ini Sebabnya

MotoGP Amerika 2026: Jorge Martin Mesti Lepaskan Bezzecchi, Ini Sebabnya

Rifqi Ardita Widianto - Sport
Senin, 30 Mar 2026 18:30 WIB
MotoGP - Brazil Grand Prix - Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Brazil - March 22, 2026 Aprilia Racings Marco Bezzecchi celebrates on the podium after winning the Brazil Grand Prix alongside second place Aprilia Racings Jorge Martin REU
Foto: REUTERS/Adriano Machado
Jakarta -

Jorge Martin mencoba menempel Marco Bezzecchi hingga akhir. Tapi pada prosesnya mesti melepas sang rekan setim karena satu hal.

Jorge Martin finis sebagai runner-up pada MotoGP Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas, Senin (30/3/2026) dini hari WIB. Rider Aprilia itu harus mengakui kemenangan rekan setimnya, Marco Bezzecchi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bezzecchi tampil tangguh dan dominan dalam balapan tersebut. Ia melajutkan tren bagusnya dengan kini sudah meraih kemenangan ketiga beruntun dari tiga seri pertama di MotoGP 2026.

Martin sebenarnya sempat berupaya mengejar Bezzecchi di akhir-akhir balapan. Ia bahkan sudah mampu memangkas gap menjadi di bawah satu detik, tapi pada akhirnya gagal dan menuntaskan balapan dengan jarak dua detik dari sang rekan.

ADVERTISEMENT

Martin mengaku di awal balapan salah memperhitungkan situasi sehingga harus menunggu untuk melakukan serangan. Karena itu pula ia jadi lebih cepat lelah, terutama di lengan kiri yang sempat cedera dan dioperasi.

"Saya coba menekan Marco sampai batas. Sepertinya saya salah memahami situasi di balapan, karena saya pikir pilihan terbaiknya adalah berada di belakang Pedro dan Marco," ujar Martin dikutip Crash.

"Lalu saya menyadari bahwa saya bikin ban depannya terlalu panas dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Saya coba menekan Marco sampai akhir tapi dia luar biasa kencang. Dia ada di level menakjubkan."

"Saya menyerang dengan semua upaya, tapi di tiga putaran terakhir saya mesti menyerah karena lengan kiri saya benar-benar habis. Saya tak bisa mengerem di tikungan 12. Meski Marco tampil luar biasa, saya tak bisa berbuat lebih banyak juga," imbuhnya.




(raw/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads