Marc Marquez mengatakan, Marco Bezzecchi tidak terhentikan di MotoGP 2026. Misi Marquez mempertahankan titel juara dunia agaknya akan menghadapi tantangan besar.
Bezzecchi kembali merajai balapan grand prix setelah jadi kampiun di MotoGP Amerika pada akhir pekan lalu. Rider Aprilia itu melintasi garis finis terdepan dengan keunggulan superior, lebih dari dua detik, dari runner-up sekaligus rekan setimnya Jorge Martin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Marquez harus puas finis kelima dengan selisih 8,1 detik dari Bezzecchi setelah menjalani long lap penalty. Ini jadi kemenangan ketiga berturut-turut Bezzecchi sejak seri pertama di Buriram, atau yang kelima beruntun setelah menang di Portugal dan Valencia 2025.
Sementara itu Marc Marquez masih menunggu kemenangan pertamanya di grand prix setelah yang terakhir di San Marino, September silam. Mengomentari kiprah Marco Bezzecchi di awal musim ini, Marquez percaya rivalnya itu akan sulit dijegal.
"Ketika seorang pebalap memimpin di setiap putaran pada Hari Minggu, mungkin dia akan masih mengatakan bahwa aku favoritnya, tapi... Bezzecchi sedang dalam performa luar biasa dan dia membuktikannya," sahut juara dunia MotoGP tujuh kali itu.
"Sekarang, dia itu tidak terhentikan," Marc Marquez menambahkan dilansir Mundo Deportivo.
Sukses Bezzecchi-Jorge Martin finis 1-2 di Austin menunjukkan superioritas Aprilia. Pasalnya, selama ini Marc Marquez yang cenderung kompetitif di COTA mengalami kesulitan. Superstar balap motor Spanyol itu akan mencoba 'pecah telur' di seri keempat di Jerez pada akhir bulan ini.
(rin/krs)










































