Fabio Di Giannantonio sempat jatuh usai terhantam ban motor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026. Rider tim Pertamina Enduro VR46 ini lalu menjadi juara.
Seri keenam MotoGP 2026 berlangsung di Sirkuit Catalunya, Minggu (17/5/2026) malam WIB. Race bertajuk MotoGP Catalunya ini berlangsung sangat dramatis, utamanya ketika balapan memasuki lap ke-12.
Motor Pedro Acosta yang saat itu memimpin balapan mendadak melambat, diduga akibat masalah ban belakang atau kendala teknis lainnya. Apes, motornya dihantam Alex Marquez yang sedang melaju kencang di belakangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Crash itu membuat Alex Marquez terlempar ke area gravel. Motornya hancur berkeping-keping hingga salah satu bannya terlepas dan menghantam Fabio Di Giannantonio di tengah trek hingga terjatuh.
Red flag langsung dikibarkan menyusul insiden tersebut. Balapan ditunda selama kurang lebih 15 menit dan para pebalap melakukan start ulang dari posisi terakhir mereka.
Kecelakaan beruntun kembali terjadi tak lama setelah start ulang. Johann Zarco, Francesco Bagnaia, dan Luca Marini mengalami crash di Turn 1.
Red flag kembali berkibar dan para pebalap menjalani start ulang. Balapan dilanjutkan lagi dengan hanya 12 lap tersisa dan berhasil dimenangkan Fabio Di Giananntonio, mengungguli Joan Mir dan Fermin Aldeguer.
Ini menjadi kemenangan kedua Diggia sepanjang mengikuti kelas premier MotoGP. Rider asal Italia itu terakhir kali menjadi kampiun saat MotoGP Qatar 2023.
All riders involved in the incident are conscious #CatalanGP π pic.twitter.com/3S51oD0wBo
β MotoGPβ’π (@MotoGP) May 17, 2026
Diggia angkat bicara soal kemenangan yang diraihnya di MotoGP Catalunya 2026. Dia mengaku senang dengan hal itu, tapi di sisi lain bersimpati dengan para pebalap yang mengalami crash.
"Saya sangat senang, tetapi saya sangat khawatir dengan semua pembalap yang mengalami kecelakaa. Ini bukanlah hari yang mudah," kata Diggia dalam wawancara dengan MotoGP usai balapan.
"Saya harap Alex baik-baik saja. Kami mencoba memberikan pertunjukan yang bagus, tetapi kami semua hanyalah manusia biasa," dia menambahkan.
"Bagaimanapun, saya senang dengan penampilan saya dan tim. Kami telah bekerja keras untuk mencapai ini sejak lama dan kami harus bangga," pungkasnya.
(bay/raw)











































