Toprak Razgatlioglu Sesali Peluang Top 10 yang Hilang di MotoGP Hungaria

Toprak Razgatlioglu Sesali Peluang Top 10 yang Hilang di MotoGP Hungaria

Kris FW - Sport
Senin, 08 Jun 2026 17:10 WIB
Toprak Razgatlıoğlu di Jakarta
Toprak Razgatlıoğlu di Jakarta. Foto: Dok. Yamaha
Jakarta -

Toprak Razgatlioglu merasa MotoGP Hungaria 2026 seharusnya bisa berakhir dengan hasil yang lebih baik. Pebalap Pramac Yamaha itu menilai dirinya memiliki kecepatan untuk bersaing di posisi 10 besar, namun sejumlah kendala membuat peluang tersebut akhirnya menguap.

Meski demikian, juara dunia WorldSBK itu tetap melihat banyak hal positif dari penampilannya di Sirkuit Balaton Park. Toprak mengaku cukup puas dengan ritme balap yang ditunjukkannya sepanjang akhir pekan di Hungaria.

Menurut rider asal Turki itu, peluang finis di posisi 10 besar sebenarnya terbuka jika dirinya tidak kehilangan terlalu banyak waktu pada fase awal balapan.

"Kalau saya start lebih depan, mungkin ada peluang finis di top 10. Saya banyak terjebak dalam kekacauan, terutama di tikungan pertama," kata Toprak seperti dilansir Crash.net.

Toprak Razgatlioglu menyudahi sprint race MotoGP Hungaria 2026 di peringkat ke-13 yang merupakan posisi finis tertinggi rider Yamaha. Pada race utama, ia finis di posisi ke-11 dengan Jack Miller di posisi ke-8 menjadi rider Yamaha dengan klasifikasi finis terbaik.

Balaton Park Cocok dengan Gaya Balap Toprak

Di tengah hasil yang belum sesuai harapan, Toprak mengaku cukup menikmati karakter Sirkuit Balaton Park. Lintasan dengan banyak area pengereman keras dan akselerasi pendek itu dinilai cocok dengan gaya balapnya yang agresif saat memasuki tikungan.

"Saya menikmatinya karena saya suka karakter stop-and-go. Terutama bagian chicane. Saya sangat kuat di sana."

Pengalaman sukses saat membalap di Balaton Park ketika masih tampil di WorldSBK juga membantu Toprak lebih cepat beradaptasi dengan karakter lintasan tersebut.

Meski cukup kompetitif saat pengereman, Toprak menilai Yamaha masih memiliki kelemahan yang sama seperti beberapa seri sebelumnya. Masalah terbesar berada pada fase keluar tikungan, saat motor mulai berakselerasi.

"Saat pengereman saya sudah cukup senang sekarang. Tetapi dari sisi akselerasi, motornya masih belum bagus."

Toprak menjelaskan motor kerap kehilangan traksi saat pertama kali membuka gas, terutama di tikungan panjang. Akibatnya, roda belakang mengalami spin berlebih dan motor kehilangan momentum saat berakselerasi.

"Begitu saya membuka gas, saya langsung merasakan roda belakang spin dan akselerasi jadi hancur."

Yamaha Cari Solusi

Toprak mengatakan tim Yamaha sudah mengetahui sumber masalah tersebut melalui data telemetri. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan performa motor, khususnya saat keluar tikungan.

"Mereka melihatnya dari data, mereka tahu masalahnya."

Meski belum sepenuhnya teratasi, Toprak optimistis Yamaha bisa terus berkembang seiring berjalannya musim. Jika masalah akselerasi berhasil diatasi, peluang Toprak untuk bersaing lebih dekat dengan kelompok depan MotoGP diyakini akan semakin terbuka pada balapan-balapan berikutnya.

(krs/yna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads