Picu Crash Massal MotoGP Hungaria, Jorge Martin Disalahkan Bos Sendiri!

Picu Crash Massal MotoGP Hungaria, Jorge Martin Disalahkan Bos Sendiri!

Kris FW - Sport
Selasa, 09 Jun 2026 12:10 WIB
BALATONBOGLAR, HUNGARY - JUNE 07: Jorge Martin of Spain riding the Aprilia Racing bike (89) crashes out at turn one during the MotoGP of Hungary at Balaton Park Circuit on June 07, 2026 in Balatonboglar, Hungary. (Photo by Gold & Goose Photography/Ge
Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images
Jakarta -

Jorge Martin menjadi sorotan usai memicu kecelakaan massal pada tikungan pertama MotoGP Hungaria 2026. Yang menarik, pebalap Aprilia itu justru mendapat kritik keras dari bos timnya sendiri, Massimo Rivola.

Insiden terjadi sesaat setelah start balapan utama di Sirkuit Balaton Park. Martin kehilangan kendali saat pengereman menuju tikungan pertama dan menabrak rekan setimnya, Marco Bezzecchi.

Akibat kecelakaan tersebut, Bezzecchi ikut terjatuh bersama Fermin Aldeguer, Fabio Di Giannantonio, dan Raul Fernandez. Lima pebalap langsung terseret dalam insiden yang mengacaukan jalannya balapan sejak lap pertama.

Bagi Aprilia, kecelakaan itu terasa semakin menyakitkan karena Bezzecchi sedang menjalani start yang sangat baik. Sama seperti saat sprint race, pebalap Italia itu berhasil melesat dari posisi keenam ke urutan ketiga sebelum akhirnya menjadi korban tabrakan.

Bos Aprilia Tak Cari Pembelaan

Biasanya, petinggi tim akan berusaha membela pebalapnya setelah insiden di lintasan. Namun Rivola mengambil sikap berbeda.

CEO Aprilia Racing itu secara terang-terangan menyebut kecelakaan tersebut merupakan kesalahan Martin. "Hal pertama yang saya pikirkan tentu para pebalap. Saya turut prihatin," kata Rivola kepada Sky Sport Italia.

"Kesalahan Martin seharusnya tidak pernah terjadi, apalagi ketika keselamatan dipertaruhkan dan Anda masuk ke tikungan pertama dengan sangat agresif."

Menurut Rivola, Martin tidak terlambat mengerem. Ia justru melakukan kesalahan teknis saat memasuki tikungan pertama.

"Itu kesalahan yang aneh. Bukan karena terlalu bersemangat. Dia memang melakukan kesalahan saat pengereman, tetapi bukan karena mengerem terlalu lambat."

"Dia memberi tekanan lebih besar saat motor masih sedikit miring, di bagian lintasan yang grip-nya lebih rendah. Tapi ini adalah kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang juara dunia," ujar Rivola.

Disebut Berbeda dengan Insiden Motegi

Kecelakaan di Hungaria mengingatkan banyak pihak pada insiden yang melibatkan Martin di Motegi musim lalu. Saat itu, Martin juga menabrak Bezzecchi pada tikungan pertama.

Namun Rivola menilai kedua insiden tersebut memiliki penyebab berbeda. "Saya pikir hasil akhirnya memang mirip, tetapi kesalahannya sangat berbeda."

"Tahun lalu dia terlalu keras saat pengereman dan reaksinya berbeda. Kali ini saya tidak ingin menyebutnya kesalahan kecil, tetapi dia tidak menggunakan rem depan sebagaimana mestinya di bagian lintasan itu saat memasuki tikungan pertama."

"Itu berbeda dengan Jepang. Kesalahannya lebih kecil, tetapi hasil akhirnya sama. Bahkan bagi kami lebih buruk," katanya.

Minta Pebalap Lebih Hati-hati

Rivola juga tidak setuju jika desain tikungan pertama Balaton Park dijadikan kambing hitam. Menurutnya, para pebalap sudah memahami karakter sirkuit dan kondisi lintasan sebelum balapan dimulai. Karena itu, mereka seharusnya lebih berhati-hati saat memasuki tikungan pertama.

"Kalau di Barcelona, orang-orang juga bilang tikungan pertamanya terlalu berbahaya. Padahal saat hari balapan Anda sudah tahu layout sirkuit dan kondisi grip yang tersedia. Saya pikir semua pebalap harus sedikit lebih tenang saat memasuki tikungan pertama."

Rivola bahkan mengaku frustrasi karena Aprilia kembali menjadi korban dalam insiden semacam ini.

"Lalu kami juga kurang beruntung karena setiap kali terjadi kecelakaan, selalu ada satu atau bahkan dua Aprilia yang ikut terseret. Tapi intinya, ketika Anda tahu kondisinya sulit, Anda harus sedikit lebih berhati-hati," tegasnya.

Insiden di Balaton Park membuat Martin gagal memangkas jarak dari Bezzecchi di klasemen MotoGP 2026. Sebaliknya, keduanya sama-sama kehilangan peluang meraih poin setelah terjatuh dalam kecelakaan massal tersebut.

Simak juga Video: Bagnaia Ngarep Marquez-Bastianini Salip Martin di Sepang, Tapi...

(krs/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads