Bezzecchi ke Aprilia usai Insiden di Brno: Saya Dorong Marshal, tapi...

Bezzecchi ke Aprilia usai Insiden di Brno: Saya Dorong Marshal, tapi...

Kris FW - Sport
Senin, 22 Jun 2026 12:30 WIB
BRNO, CZECH REPUBLIC - JUNE 20: Marco Bezzecchi of Italy and Aprilia Racing rounds the bend during the MotoGP practice during the Sprint/qualifying ahead of the MotoGP of  Czechia at Brno Circuit on June 20, 2026 in Brno, Czech Republic. (Photo by Mi
Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mengungkap bagaimana timnya pertama kali mengetahui insiden antara Marco Bezzecchi dan seorang marshal di MotoGP Ceko 2026.

Menurut Rivola, Aprilia awalnya tidak mengetahui secara lengkap apa yang terjadi setelah Bezzecchi terjatuh pada Sprint Race di Sirkuit Brno, Sabtu (20/6).

Saat itu Bezzecchi sedang berada di posisi kelima sebelum terjatuh pada lap kedua terakhir. Di luar tayangan siaran langsung, rider Italia itu kemudian terlibat insiden dengan marshal yang sedang membantu mengevakuasi motornya dari area gravel.

Beberapa jam setelah Sprint Race berakhir, rekaman insiden tersebut mulai beredar luas dan berujung pada hukuman larangan tampil di balapan utama MotoGP Ceko untuk Bezzecchi. Rivola mengaku terkejut ketika melihat rekaman lengkap kejadian tersebut.

"Ya, saya terkejut," kata Rivola seperti dilansir Crash.net.

ADVERTISEMENT

Ia menganggap reaksi awal Bezzecchi saat mendatangi marshal masih bisa dipahami karena sang pebalap berusaha menghentikan motornya yang terus berputar dalam kondisi mesin menyala.

"Saya tidak terlalu terkejut dengan tindakan pertama karena dia seperti ingin menyelamatkan motornya. Tetapi yang kedua jelas tidak bisa diterima," ujar Rivola.

Aprilia Baru Tahu Saat Dipanggil Steward

Rivola kemudian menjelaskan bahwa Aprilia baru mengetahui detail insiden tersebut ketika tim dipanggil menghadap FIM MotoGP Stewards. Ketika ditanya apakah Bezzecchi sudah lebih dulu menjelaskan kejadian itu kepada tim, Rivola mengungkap respons pertama rider Aprilia tersebut.

"Marco bilang, 'Ya, saya mendorong marshal, tetapi dia membuat mesin motor meraung'. Jadi kami menganggap itu penjelasannya," ujar Rivola.

Menurut Rivola, Bezzecchi bahkan tidak langsung menyadari seluruh rangkaian kejadian yang terjadi saat itu. "Dia benar-benar lupa dengan bagian yang kedua. Dalam situasi seperti itu adrenalin sedang berada di puncaknya," tuturnya.

Meski mencoba memahami kondisi psikologis pebalapnya, Rivola menegaskan hal tersebut bukan pembenaran atas tindakan yang dilakukan Bezzecchi.

Aprilia Terima Hukuman

Aprilia sebelumnya sempat mengajukan banding atas hukuman yang diberikan steward. Tapi upaya tersebut ditolak sehingga Bezzecchi tetap harus absen pada balapan utama MotoGP Ceko. Rivola menegaskan timnya menerima keputusan tersebut dan kembali menyampaikan permintaan maaf kepada marshal yang terlibat.

"Kami mendukung prinsip nol toleransi, jadi saya menerima hukuman itu dan kami menerimanya," ujarnya.

Meski begitu, Rivola menjelaskan alasan Aprilia tetap mengajukan banding. Menurutnya, ada sejumlah kasus lain di masa lalu yang mendapatkan hukuman berbeda meski melibatkan insiden serius.

"Alasan kami mengajukan banding karena sebelumnya ada beberapa kasus lain yang juga serius. Misalnya insiden Aleix Espargaro dan Franco Morbidelli yang saat itu berujung denda dan hukuman grid," kata Rivola.

Kasus Bezzecchi sendiri menjadi salah satu kontroversi terbesar di MotoGP musim ini. Selain membuatnya kehilangan kesempatan tampil di Brno, hukuman tersebut juga berdampak pada persaingan gelar juara dunia 2026.

(krs/rin)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads